Penyebab Lansia Gampang Mengantuk dan Sering Tidur

Kompas.com - 11/11/2019, 17:45 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Jika kita perhatikan, orang lanjut usia ( lansia) terlihat sering tidur atau jika tidak tertidur ia tampak lesu dan sering menguap di siang hari.

Rasa kantuk berlebih pada lansia bisa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu masalah kejiwaan dan kesehatan fisik.

Menurut penjelasan Dr. dr Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer, masalah mental yang bisa mendasari rasa kantuk berlebih itu misalnya karena depresi.

"Mungkin lansia itu depresi jadi malas untuk melakukan aktivitas dan lebih memilih untuk tidur," kata Purwita yang ditemui di sela acara talkshow Hidupkan Mimpi yang Tertunda yang diadakan oleh Nestle Boost Optimum di Jakarta (11/11).

Dr. dr Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer.Renna Yavin Dr. dr Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer.
Sementara itu, untuk masalah fisik biasanya karena lansia sudah memiliki berbagai gangguan kesehatan seperti kurang darah atau kadar gula darah tinggi.

"Ada istilahnya kerentaan yang membuat lansia lebih cepat lelah karena proses menuanya itu sendiri atau karena penyakit jantung,” ungkap Purwita.

Ketika orang bertambah tua, mereka rentan memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, insomnia, atau pun nyeri kronik. Terkadang, penyakit ini membuat mereka sulit tidur nyenyak di malam hari, sehingga kompensasinya akan mengantuk saat siang.

Pada beberapa kasus, durasi tidur yang panjang ini dapat mengindikasikan penurunan kesehatannya.

Untuk menghilangkan rasa kantuk berlebihan harus disesuaikan dengan penyebabnya.

“Jika memang benar karena faktor psikologis, keluarga bisa melakukan pendekatan kepada lansia untuk mencari akar permasalah dari depresi. Selain itu juga, keluarga dapat membuat suasana rumah lebih ramah dan bahagia lagi,” ungkap Purwita.

Baca juga: Tips Bugar Lansia, yang Anak Muda Perlu Bersiap Juga

Ia menambahkan, kebanyakan lansia baru menunggu akhir pekan untuk bisa berkumpul dengan keluarganya. Hal ini bisa membuat mereka kesepian dan tidak bahagia.

Untuk pemicu kantuk yang berasal dari faktor fisik, mungkin akibat terlalu banyak melakukan aktivitas sehingga membuat dia cepat lelah dan mudah mengantuk.

Karena penyebabnya yang beragam, Purwita menyarankan untuk membawa lansia berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan solusinya. (Renna Yavin)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X