Kenali Karakter Generasi Alfa yang Akrab dengan Teknologi

Kompas.com - 22/11/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi anak-anak bermain gadget ShutterstockIlustrasi anak-anak bermain gadget

KOMPAS.com - Menjadi orangtua untuk anak-anak generasi alfa, yakni anak yang lahir pada rentang tahun 2011-2025 memang tak mudah.

Apalagi, anak-anak dari generasi ini begitu kritis yang tentu akan membuat repot orangtua dengan pertanyaan-pertanyaan ajaibnya. Yuk kenali generasi alfa yang lahir dari orangtua generasi millenial ini.

Anak generasi alfa ini lahir di era perkembangan tekologi dan internet yang begitu pesat. Karenanya, generasi alfa cenderung mudah tertarik dengan gawai dan teknologi.

“Kita sebagai orangtua biasanya panik ya. Karena takut dengan mata rusak, gadget freak, dan sebagainya,” kata psikolog Liza M Djaprie dalam Indonesian Women’s Forum 2019 di gandaria City Hall, Jakarta Selatan, Kamis(21/11/2019).

Baca juga: Selain Jago Teknologi, Gali Bakat Lain Generasi Alfa

Generasi alfa kelak akan menjadikan media sosial dan teknologi sebagai jalan hidup mereka. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang menganggap media sosial dan teknologi hanya sebagai sebuah eksistensi.

“Untuk itu pendekatannya sama anak-anak alfa itu harus berbeda,” kata Liza.

Mereka sudah online secara terintegrasi, bahkan sejak belum lahir. Hal ini di ditandai dengan meternity shoot yang dilakukan ibu saat hamil, atau juga anak yang sudah memiliki akun media sosialnya sendiri.

Anak dari generasi ini juga tak menyukai berkirim pesan seperti, mengirim email atau chatting melalui aplikasi. Generasi ini lebih suka dengan audio visual. Mereka lebih suka dengan video.

“Jadi cara kita menghadapi mereka adalah dengan melakukan pola komunikasi yang menarik, dengan audio visual misalnya,” kata Liza.

Baca juga: Bijak Mengenalkan Gawai pada Anak dari Generasi Alfa

Anak-anak alfa juga cenderung akan sangat addictive dengan gadget dan tekhnologi.

“Untuk kedekatannya terhadap sejarah dan kultur keluarga akan sangat kurang. Ini yang harus dibantu biasanya. Di mana tetap mengenal keluarga, pulang kampung,” kata Liza.

Anak dari generasi ini akan lebih mudah menyesuaikan diri, karena mereka akan hidup di situasi dan lingkungan yang beragam.

Liza menambahkan, bila si anak alfa dibesarkan dengan baik makan saat dewasa ia akan mudah hidup dimana saja.

Baca juga: Mengapa Generasi Milenial Berumur Lebih Pendek Ketimbang Generasi Lain?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X