Cara Menyimpan ASI agar Kandungan Gizinya Tetap Terjaga

Kompas.com - 20/12/2019, 05:05 WIB
Ilustrasi menyimpan ASI perah shutterstockIlustrasi menyimpan ASI perah
Editor Wisnubrata

-15 derajat Celcius (dalam freezer):
maksimal 2 minggu

Lalu, bagaimana cara menyimpan ASI supaya tidak merusak kandungan gizinya?

Cara menyimpan ASI yang benar

Menyimpan ASI sembarangan dapat merusak kandungan gizinya, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan bayi apabila mengonsumsinya. Supaya hal ini tidak terjadi, lakukan langkah-langkah berikut ini.

  • Sebelum menyimpan ASI, pastikan wadah yang digunakan sudah steril.
  • Setelah ASI dimasukkan dalam wadah penyimpanan, segera dinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.
  • Beri label untuk memudahkan Anda mengingat tanggal kedaluwarsa ASI.
  • Tuliskan jam dan tanggal pada label, dan tempelkan di wadah penyimpanan ASI.
  • Tak perlu penuhi wadah penyimpanan. Isi secukupnya saja, karena jika tidak habis, maka ASI harus dibuang.
  • Jangan mencampur ASI yang sudah tersimpan dengan ASI baru.

Setelah mengetahui cara aman menyimpan ASI, sekarang saatnya mempelajari bagaimana cara menyajikannya bagi bayi.

Baca juga: Tips Selamatkan ASI Perah Saat Listrik Padam Berkepanjangan

Cara menyajikan ASI yang telah disimpan

ASI yang disimpan di kulkas biasanya akan mengendap. Jangan khawatir, kondisi ini termasuk normal. Jika demikian, kocok wadah hingga ASI tercampur dan tidak ada endapan. Bagaimana jika ASI membeku? Tips berikut ini dapat Anda ikuti.

  • Keluarkan ASI dari lemari pendingin. Supaya lebih cepat mencair, siram ASI dalam wadah tertutup dengan air dingin yang mengalir. Pastikan tidak ada air yang masuk ke dalam wadah dan tercampur dengan air susu.
  • Jika cara tersebut dirasa kurang cepat, rendam ASI dalam wadah tertutup dengan air hangat. Hindari mencairkan ASI menggunakan microwave atau alat lain, dengan temperatur tinggi. Hal ini dapat merusak kandungan gizinya.
  • Saat menghangatkan ASI, pilihlah ASI dengan tanggal penyimpanan yang paling lama terlebih dahulu.
  • Hindari menyimpan kembali ASI yang telah dicairkan.

Cara menyimpan ASI di atas memang aman, tapi alangkah baiknya jika pemberian ASI dilakukan secara langsung.

Baca juga: Bagaimana Cara Menyimpan ASI Perah dengan Tepat?

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Berapa Lama ASI Perah Dapat Disimpan?

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X