Hidangan Klasik yang Dirindukan Chef Wolfgang Puck Saat Natal

Kompas.com - 22/12/2019, 12:00 WIB
Stollen, kue khas Natal dari Jerman dan Austria. ShutterstockStollen, kue khas Natal dari Jerman dan Austria.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Setiap negara memiliki hidangan khas Natal yang berbeda-beda. Hidangan klasik yang mengingatkan pada masa kecil adalah yang paling dicari.

Celebrity chef Wolgang Puck termasuk orang yang selalu menghidangkan panganan khas Natal yang biasa dimasak oleh ibunya sejak ia kecil.

Chef kelahiran Austria berusia 70 tahun ini mengaku selalu mengonsumsi stollen, kue Natal khas Jerman.

"Kebanyakan anak-anak lebih menyukai kue yang manis seperti roti stollen ini ketimbang sesuatu yang asin," kata Puck ketika ditemui di sela acara Epicurean Market yang digelar oleh Marina Bay Sands Singapura (14/12).

Bahan dasar kue tradisional ini sederhana, yaitu tepung, telur, gula, mentega, ragi, dan campuran buh kering. Bentuk roti ini memanjang dan sedikit padat karena banyaknya butter yang dipakai.

Ketika berbincang dengan beberapa media dari Indonesia, termasuk Kompas Lifestyle, ia pun menyajikan stollen yang lezat. Menurutnya, potongan roti ini akan lebih nikmat jika dihangatkan dulu lalu dioles selai cokelat.

Chef Wolfgang PuckKOMPAS.com/Lusia Kus Anna Chef Wolfgang Puck

Puck mengatakan, ibunya akan mulai memasak kue ini pada minggu pertama Desember. Aroma kue ini ketika dipanggang akan menyebar ke seluruh rumah dan hal itu masih diingatnya sampai sekarang.

Ketika sudah mulai berkarier di Amerika, menurut Puck, ibunya masih sering mengirimkan cookies yang disimpan dalam kaleng dan ketika ia membukanya, aromanya langsung membawa memorinya ke suasana Natal di rumah yang hangat.

"Saat kita pulang ke rumah dan tidak ada bau masakan, buat saya itu bukan rumah. Bahkan, kalau saya membawa makanan dari restoran, baunya beda. Karena itu saya selalu memasak sesuatu," kata pria yang mulai membuka restoran sejak tahun 1980an ini.

Setelah memulai pagi dengan stollen, acara makan siang keluarga akan diisi dengan menikmati daging bebek atau angsa panggang sebagai menu utama.

"Yang tidak kalah penting adalah ada sup, biasanya sup kepiting. Orangtua saya harus selalu ada sup," ujar chef dengan sederet penghargaan internasional ini.

Hidangan lain yang menjadi tradisi di keluarganya adalah kue-kue kecil dan cake yang akan dinikmati bersama teman dan tamu yang berkunjung di sore hari.

Puck mengatakan, kegiatan berkumpul di sekitar pohon Natal bersama keluarga dan teman, sambil menikmati hidangan khas Natal, menimbulkan perasaan bahagia dan ia akan terus melanjutkan tradisi tersebut.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X