Virus Korona, Bagaimana Menghindarinya?

Kompas.com - 24/01/2020, 09:18 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker
Editor Wisnubrata

Fakta ini terungkap setelah ada pasien baru yang terinfeksi virus korona, padahal sebelumnya tidak pernah mengunjungi kota Wuhan. Ia mengalami penularan dari kerabat yang baru-baru ini kembali dari daerah tempat wabah tersebut terjadi.

Cara melindungi diri dari infeksi virus korona

Semula, virus korona tercatat menginfeksi puluhan orang. Saat ini, jumlah yang tertular infeksi virus korona sudah lebih dari 200 orang. Tidak hanya terjadi di satu negara, infeksi ini juga menyebar ke berbagai negara dan tidak menutup kemungkinan, Indonesia juga akan terkena.

Sebenarnya, sudah ada vaksin yang dianggap efektif mencegah infeksi saluran pernapasan seperti penumonia, yaitu vaksin PCV, vaksin pneumokokus PPSV23 dan vaksin Haemophilus influenzae type B (Hib).

Namun sayangnya, karena virus yang berkembang di Wuhan merupakan virus korona jenis baru, belum ada vaksin yang tersedia untuk mencegahnya. Sehingga, sebagai pencegahan, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat melakukan langkah-langkah ini:

  • Selalu jaga kebersihan tangan, terutama sebelum memegang mulut, hidung, mata, serta setelah memegang sesuatu di tempat umum.
  • Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setidaknya selama 20 detik lalu bilas.
  • Saat mengeringkan tangan, gunakan handuk atau kertas tisu sekali pakai.
  • Apabila tidak ada fasilitas untuk cuci tangan, gunakan sabun cuci tangan atau hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol 70%-80%.
  • Pastikan menutup mulut ketika batuk dan bersin.
  • Apabila gejala gangguan pernapasan mulai muncul, segera berobat ke dokter, serta menggunakan masker saat mengunjungi fasilitas kesehatan.

Bagi yang berencana mengunjungi negara lain maupun wilayah yang terbukti sedang mengalami wabah virus korona, PDPI mengimbau untuk:

  • Tidak menyentuh burung dan hewan lainnya.
  • Tidak mengunjungi pasar atau toko buah, peternakan, maupun pasar yang menjual hewan hidup.
  • Tidak melakukan kontak langsung dengan individu yang sedang merasakan gejala infeksi saluran pernapasan.
  • Mematuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
  • Segera mengunjungi fasilitas kesehatan setempat dengan menggunakan masker, apabila sedang berada di dearah terjadinya wabah dan Anda mulai merasa tidak enak badan disertai dengan demam atau batuk.
  • Segera mengunjungi dokter dan menggunakan masker saat bepergian, jika setelah kembali dari daerah wabah, Anda merasa tidak enak badan disertai demam atau gejala lain. Pemakaian masker saat bepergian penting untuk mencegah penyebaran virus melalui udara.


Meski saat ini belum ada laporan mengenai infeksi virus korona di Indonesia, tidak ada salahnya jika tetap waspada terhadap penyakit ini.

Pasalnya, para ahli memperkirakan jumlah penderita yang terinfeksi virus ini akan meningkat menjelang datangnya Tahun Baru Imlek. Sebab, akan ada banyak sekali pengunjung yang datang ke negara tersebut.

Halaman:


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X