Apakah Virus Corona Dapat Diobati?

Kompas.com - 27/01/2020, 21:04 WIB
Warga membeli masker dalam jumlah banyak dari sebuah apotek di daerah Akihabara Tokyo, Jepang, Senin (27/1/2020), menyusul temuan warga diduga terinfeksi virus corona di negara itu. Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. AFP/CHARLY TRIBALLEAUWarga membeli masker dalam jumlah banyak dari sebuah apotek di daerah Akihabara Tokyo, Jepang, Senin (27/1/2020), menyusul temuan warga diduga terinfeksi virus corona di negara itu. Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.

KOMPAS.comVirus corona kini tengah menjadi perhatian dunia. Wabah virus corona disebut berasal dari wilayah Wuhan, China.

Wabah ini pertama kali diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 9 Januari 2020.

WHO mengatakan, wabah tersebut mirip dengan flu, berdasarkan pada sejumlah kasus pneumonia yang telah dilaporkan di Wuhan.

Disebut 2019-nCoV oleh para ilmuwan, yang merupakan singkatan dari novel coronavirus.

Sebelumnya, penyebaran virus ini berawal di Wuhan, yang diduga dari hewan hidup yang dijual di pasar Huanan dan kini telah dikonfirmasi penyebarannya di beberapa bagian dunia. Kota Wuhan pun tampak seperti kota mati, karena pemerintah mengisolasi kota ini.

Baca juga: Virus Korona, Bagaimana Menghindarinya?

Saat ini, para ilmuwan berusaha mencari cara terbaik mengatasi virus corona dari pengalaman sebelumnya, untuk menangani penyakit yang menyebar dengan cepat ini.

Diketahui hingga Minggu (26/1/2020) sore, virus corona diketahui telah menyebar ke 13 negara dan telah menewaskan 56 orang.

Pejabat kesehatan masyarakat dari seluruh penjuru telah membuat langkah-langkah untuk meminimalkan kemungkinan virus corona menginfeksi lebih banyak orang, dan telah mengambil langkah-langkah untuk membantu menghentikan penyebarannya lebih lanjut.

Tetapi dengan semakin banyak kasus, sebenarnya adakah cara untuk mengobati penyakit ini?

Baca juga: Waspadai, Area Bandara yang Rawan Virus

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X