Kompas.com - 15/02/2020, 09:35 WIB

2. Gangguan belajar, sikap, dan psikologis
Bayi yang lahir prematur cenderung mengalami ketinggalan dibandingkan anak seusianya dalam hal perkembangan.

Terlebih pada usia sekolah, mereka lebih besar kemungkinan memiliki ketidakmampuan dalam menangkap pelajaran.

Selain itu, banyak anak yang lahir prematur mengalami keterbelakangan sikap dan mental karena perkembangannya terlambat.

3. Masalah pengelihatan, pendengaran, dan gigi
Bayi prematur kemungkinan mengalami retinopati prematuritas yaitu penyakit yang terjadi akibat pembuluh darah yang membengkak dan tumbuh terlalu cepat pada bagian retina.

Terkadang, pembuluh retina banyak melukai retina itu sendiri dan menariknya keluar dari posisi yang seharusnya.

Ketika retina mata tertarik dari bagian belakang mata, kondisi ini disebut sebagai ablasi retina di mana jika kondisi ini tidak diketahui dan tidak ditangani pada akhirnya akan menyebabkan kebutaan.

Mereka juga memiliki risiko kehilangan pendengarannya sehingga perlu dilakukan pemeriksaan pendengaran sebelum bayi di bawa pulang orang tuanya.

Baca juga: Memahami Pentingnya ASI bagi Bayi Prematur

Untuk masalah gigi, biasanya terjadi pada anak prematur yang pernah mengalami sakit kritis.

Saat mengalami sakit kritis, anak yang lahir prematur kebanyakan mengalami masalah gigi seperti terlambatnya pertumbuhan gigi, perubahan warna gigi, dan juga gigi tumbuh tidak lurus.

Pencegahan

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.