Kompas.com - 19/02/2020, 06:10 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Pembuluh darah yang lebih tebal dan sempit terkait tekanan darah tinggi memudahkan plak menumpuk di dinding arteri.

Jika akumulasi plak di arteri mengarah ke jantung, itu menyebabkan penyakit arteri koroner, berujung pada serangan jantung atau gagal jantung.

Sebuah studi di India menemukan, orang dewasa yang mengalami hipertensi 11 kali lebih mungkin mengembangkan penyakit arteri koroner.

Serangan jantung

Saat arteri menumpuk dengan plak, gumpalan darah lebih mudah terbentuk.

Gumpalan ini menghalangi aliran darah ke jantung dan mencegahnya mendapat oksigen serta nutrisi yang dibutuhkan, merusak otot jantung, hingga mengakibatkan serangan jantung.

Baca juga: Meninggal Mendadak Tak Selalu karena Serangan Jantung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekitar 70 persen orang AS yang terkena serangan jantung pertama, juga akan memiliki tekanan darah tinggi.

Gagal jantung

Stres akibat tekanan darah tinggi membuat ukuran jantung lebih besar dan kurang efisien.

Ini dapat menyebabkan gagal jantung, atau kondisi saat jantung tidak bisa memberikan cukup darah ke tubuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.