Kompas.com - 19/02/2020, 06:10 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Satu studi di Massachusetts mengungkap, 91 persen dari mereka yang mengalami gagal jantung juga menderita hipertensi.

Hubungan hipertensi dan stroke

Ada dua jenis stroke, yaitu stroke iskemik dan hemoragik.

Stroke iskemik lebih sering terjadi dibandingkan stroke hemoragik -hanya sekitar 13 persen dari kasus stroke.

Namun, hipertensi sangat terkait dengan kedua jenis stroke tersebut.

Baca juga: Gaya Hidup Sehat untuk Kurangi Risiko Stroke, Apa Saja?

Stroke iskemik

Saat gumpalan darah terbentuk di arteri yang mengarah ke otak, hasilnya adalah stroke iskemik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa pasokan darah yang cukup ke sel-sel otak atau neuron, mereka akan berhenti bekerja dan merusak fungsi vital tubuh kita.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menyumbang sekitar 40-50 persen dari stroke iskemik.

Demikian dikatakan Julius Gene Latorre, MD, ahli saraf vaskular di Upstate University Hospital.

Stroke hemoragik

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.