Tips Aman dan Nyaman Berinternet ala TikTok

Kompas.com - 22/02/2020, 14:00 WIB
Salah satu pembicara dalam kampanye #SamaSamaBelajar. Kampanye ini dibuat TikTok sebagai ajakan pada mahasiswa untuk melakukan perubahan sosial lewat video kreatif. KOMPAS.com/RENI SUSANTISalah satu pembicara dalam kampanye #SamaSamaBelajar. Kampanye ini dibuat TikTok sebagai ajakan pada mahasiswa untuk melakukan perubahan sosial lewat video kreatif.

KOMPAS.com – Risiko keselamatan diri, keluarga, dan orang lain saat berinternet bisa saja muncul.

Seperti beberapa isu yang mengemuka, mulai dari screentime (pembatasan waktu penggunaan), cyber bullying, hate speech, konten tak pantas, hingga hal-hal yang dapat membahayakan diri.

“Karena perlu perilaku aman di platform digital,” ujar Head of Public Policy TikTok Indonesia Donny Eryastha kepada Kompas.com di Bandung, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Kampanye #SamaSamaBelajar, Social Movement Pakai TikTok

Salah satunya, berhati-hatilah dalam membagikan foto dan video di platform digital. Ada yang perlu diperhatikan ketika mengunggah di platform digital.

Seperti, atur siapa yang bisa mengakses profil dan konten di platform digital.

Kemudian, jangan menampilkan informasi pribadi atau orang lain secara publik karena bisa disalahgunakan orang lain.

“Contohnya nomor telepon, alamat rumah, informasi keuangan. Jangan tampilkan itu,” ungkap dia.

Baca juga: Video di TikTok, Tak Sekadar Konten Lucu dan Viral

Selanjutnya, perhatikan pula keberadaan orang lain dalam foto atau video yang diambil. Pastikan mereka tidak keberatan foto atau video itu diunggah.

Sebab, bagaimanapun, platform digital bersifat umum sehingga orang lain bisa mengakses apa pun yang ada di platform digital.

Di TikTok, terdapat keselamatan digital yang diterapkan. Misalnya, pengaturan privasi, fitur pelaporan, blok pengguna, serta pengaturan interaksi antarpengguna.

“Kami menyediakan berbagai fitur yang memungkinkan pengguna mengendalikan siapa saja yang bisa berinteraksi dengan mereka,” kata dia.

Baca juga: Orangtua Kini Bisa Batasi Anaknya Bermain TikTok

Selain itu, pengguna juga bisa membatasi penggunaan TikTok maksimal dua jam per hari.

Tak hanya itu, pengguna dapat mengaktifkan fitur terbatas yang akan membatasi munculnya video yang tidak layak untuk pengguna pada umumnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X