Kompas.com - 06/03/2020, 15:44 WIB

KOMPAS.com - "Artis ilusi" Dain Yoon (26), mendapat pelatihan tradisional di sekolah seni di kota asalnya Seoul, Korea Selatan.

Uniknya, ia lebih memilih wajahnya sendiri untuk dijadikan kanvas, ketimbang memilih media lain.

Yoon, yang sekarang tinggal di Los Angeles, California, mampu mengubah dirinya secara fungsional dengan make-up dan bahan-bahan lain.

Baca juga: Seni Tradisional Origami-Jepang dalam Koleksi Terbaru Vans

Hasilnya sangat menakjubkan dan seringkali membuat orang yang melihatnya sulit menemukan wajah asli Yoon dalam seni yang telah ia ciptakan.

Seperti di mana wajahnya menjadi potret kubisme, separuh boneka, serta versi dirinya yang berlipat ganda.

Ia mengunggah foto karya sureal dirinya di Instagram, dan meraih lebih dari 623.000 followers.

"Pada awalnya, untuk karya seni pribadi saya, saya melukis di tubuh model," katanya kepada NYPost.

Namun ia segera menyadari, ia lebih suka menjadi model.

"Saya memutuskan untuk menggambar di wajah saya, karena wajah adalah bagian tubuh paling kuat dan sensitif," kata Yoon.

Baca juga: Mimpi Bradley Tan Mengubah Anggapan Tattoo dari Nakal jadi Seni

 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Me-ssy????????‍????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dain Yoon (@designdain) pada 23 Jan 2020 jam 6:24 PST

Kendati Yoon telah menggambar dirinya sejak masih kecil dan belajar seni rupa saat berusia 10 tahun, butuh waktu sampai dewasa untuk menggabungkan keduanya ke tingkat yang ia lakukan sekarang.

Bagian dari rahasia karyanya, ia menyebut, adalah berpikir besar.

"Saat membuat 'tampilan' saya, saya selalu mencoba menangkap segala sesuatu di dalam bingkai, bukan hanya lukisan."

"Saya mencoba mengkurasi semua, tidak hanya bagian tubuh yang dicat, melainkan juga latar belakang, atmosfer, pergerakan tubuh, benda, pencahayaan, dan setiap detail."

Meski menggunakan bentuk fisiknya, Yook tidak menyebut dirinya sebagai penata rias, melainkan artis ilusi.

"Saya seniman klasik yang terlatih yang kebetulan menggunakan diri saya sendiri sebagai kanvas," ujar dia.

Baca juga: Kreasi Seni Patung Telanjang Ditutup Celana Dalam, UNESCO Minta Maaf

Ia menggunakan bahan yang jauh lebih luas dari sekadar make-up --walau ia masih menghindari apa pun yang dapat membahayakan rambut atau kulitnya.

Yoon belajar dari pengalaman ketika ia harus memotong sebagian rambutnya karena menyemprot rambut dengan lem.

Selain menciptakan ilusi, Yoon berusaha memasukkan unsur humor ke dalam karyanya, ditanamkan dari sang ibu yang juga seorang seniman.

Yoon terinspirasi oleh seniman cahaya dan ruang angkasa, James Turrell. Ia berharap bisa bekerja sama pada proyek berskala besar di masa depan.

Baru-baru ini, ia mengerjakan "proyek seni tanah 2,5 hektar di perbukitan Malibu, California," kata Yoon.

Ia juga telah berkolaborasi dengan beberapa merek, termasuk Apple dan BMW, tampil di Ellen, memiliki akun Snapchat pribadi dan koreografi seni pertunjukan.

Pada 2017, Yoon membuat versi miniatur dirinya di kuku dengan rambutnya.

"Saya percaya, semua bisa menjadi ilusi," katanya.

Baca juga: Karya Seni Perubahan Iklim Punya Efek Psikologis bagi Penonton?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.