Kompas.com - 09/03/2020, 09:07 WIB
Editor Wisnubrata

1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah terlalu tinggi bisa menyebabkan penyakit-penyakit lain seperti jantung atau stroke.

Dalam puluhan penelitian, terlihat bahwa diet tanpa garam selama lebih dari 4 minggu membantu menurunkan tekanan darah.

Pada penderita hipertensi, tekanan darah sistolik dan diastolik menurun 5,38 mmHg dan 2,82 mmHg.

Sementara pada orang dengan tekanan darah normal, diet tanpa garam bisa membuat tekanan darah sistolik dan diastolik lebih rendah sekitar 2,42 mmHg dan 1 mmHg.

Baca juga: Benarkah Garam Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi?

2. Mengurangi risiko kanker

Dari beberapa penelitian, setiap 5 gram tambahan konsumsi garam per hari akan berkontribusi pada meningkatnya risiko kanker terkait pencernaan hingga 12%.

Biasanya, garam ini datang dari makanan yang diproses berlebihan dan terasa sangat gurih.

Tak hanya itu, konsumsi garam berlebih dapat merusak dinding mukosa perut sehingga risiko inflamasi meningkat.

Hal sebaliknya terjadi pada pelaku diet tanpa garam yang banyak mengonsumsi sayur dan buah.

Baca juga: Kebanyakan Makan Garam Juga Bikin Tubuh Gemuk

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.