Kompas.com - 15/04/2020, 18:48 WIB
Desainer Didiet Maulana setelah peragaan busana Ikat Indonesia by Didiet Maulana berkolaborasi dengan label perhiasan Passion Prive pada gelaran Objects of Desire di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (1/11/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraDesainer Didiet Maulana setelah peragaan busana Ikat Indonesia by Didiet Maulana berkolaborasi dengan label perhiasan Passion Prive pada gelaran Objects of Desire di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

 

KOMPAS.com - Tahukah kamu bagaimana sebuah kain dijadikan busana kemudian menjadi karya yang layak tampil di catwalk?

Nah, desainer Didiet Maulana mengungkapkan bagaimana perjalanan sebuah koleksi hingga layak naik ke sebuah fashion show dan dipasarkan.

Didiet yang juga desainer Ikat Indonesia mengungkap rahasia dapurnya bersama Febrina Rebecca yang juga salah satu orang kreatif yang bekerjasama dengan dirinya.

Berikut adalah 6 proses sebuah koleksi dari awal ide hingga dipasarkan.


1. Research

Riset dilakukan lewat berbagai cara. Bisa dengan melihat tren melalui mesin pencari, tren fashion online dan offline. Bisa juga dengan melihat tren lain yang tidak terkait dengan fashion. Inspirasi bisa saja datang dari dari film, musik dan lain sebagainya.

Baca juga: Cantiknya Isyana Sarasvati dalam Kebaya Kutubaru Karya Didiet Maulana

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Brainstorm with team

Tema atau konsep yang datang dari inspirasi film, lagu, puisi, lukisan, atau karya seni lainnya kemudian dianalisa dengan tim.

Analisa juga dilakukan dengan perbandingan koleksi yang terjual cepat dari musim sebelumnya.

3. Mood board

Menciptakan mood dari sebuah koleksi melalui papan Pinterest. Membuat mood yang menyenangkan secara visual untuk dicetak dan dibagi dengan tim.

Baca juga: Didiet Maulana Tutup Tahun 2019 dengan Koleksi TerIkat Romansa

Desainer  Didiet Maulana bersama tim.Dokumen Instagram Didiet Maulana Desainer Didiet Maulana bersama tim.

 

4. Sketching

Berdasarkan arahan yang dibuat, tim desain mulai membuat sketsa penampilan dari koleksi yang akan dilahirkan.

5. Collection Plan

Meninjau koleksi lengkap yakni dengan menentukan signature style, jenis koleksi, dan ukuran koleksi.

6. Production stage

Buat sampel, dicobakan pada model, melakukan revisi untuk mendapatkan sampel yang sempurna. Yang terakhir, lakukan produksi massal.

Baca juga: Tenun Tabrak Motif Ala Desainer Didiet Maulana

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.