Kompas.com - 29/04/2020, 12:47 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan konferensi pers dampak penyebaran COVID-19 terhadap ekonomi Indonesia di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan konferensi pers dampak penyebaran COVID-19 terhadap ekonomi Indonesia di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

KOMPAS.com - Situasi tak menentu selama pandemi Covid-19 memicu kecemasan memanjang pada banyak anggota masyarakat. 

Kondisi ini dikhawatirkan bakal berpengaruh pada kesehatan jiwa.

Demi mengantisipasi keadaan tersebut, Pemerintah meresmikan Sejiwa, yang adalah sebuah layanan psikologi untuk kesehatan jiwa.

Baca juga: Herbal Kita Berkhasiat Lawan Corona, Kenapa Harus Impor dari China?

Menurut Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresidenan, layanan ini merupakan inisiatif yang disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

“Saya sudah sampaikan di rapat terbatas dengan Pak Presiden, dan disetujui."

"Lalu langsung kita rumuskan, dan kita bersyukur pagi hari ini bisa meluncurkan Sejiwa,” ujar Moeldoko dalam jumpa pers di Youtube Live Kantor Staf Presiden, Rabu (29/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesehatan jiwa adalah aspek yang sangat perlu dijaga demi menghindari ancaman tekanan psikologi yang -antara lain, bisa menjadi pemicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Selama 16-30 Maret 2020, terdapat 59 kasus kekerasan, perkosaan, kekerasan sosial, dan online pornografi,” ujar Moeldoko.

Baca juga: Apakah Kentut Dapat Sebarkan Virus Corona?

Moeldoko mengutip angka itu berdasarkan data dari Lembaga Bantuan Hukum, dan Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK).

KDRT pada perempuan dan anak juga menjadi pokok perhatian di negara lain selama pendemi Covid-19 melanda.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.