Kompas.com - 27/05/2020, 12:56 WIB
Ilustrasi rabun senja, penglihatan kabur shutterstockIlustrasi rabun senja, penglihatan kabur
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat mata kita kesulitan melihat di malam hari, hal itu bisa disebabkan pencahayaan yang kurang memadai.

Namun, ketidakmampuan melihat dengan baik di malam hari (nyctalopia) atau dalam cahaya minim bukan merupakan sebuah penyakit, menurut dokter mata Bryan Roth, MD.

"Ini adalah gejala dari kondisi yang mendasarinya. Pada sebagian besar kasus, night blindness (rabun senja) dapat diobati dan sebagian lainnya tidak. Beruntung, kebutaan malam yang parah sangat langka," ucap Dr. Roth.

Ini lima alasan mengapa kita dapat mengalami kesulitan saat melihat dalam gelap.

1. Rabun jauh

Rabun jauh akan membuat kita sulit melihat dengan baik pada jarak yang lebih jauh dalam gelap, terutama jika kita tidak memiliki kacamata atau lensa kontak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam hal itu, ukuran kacamata baru adalah yang diperlukan untuk memperbaiki masalah kita," kata Dr. Roth.

2. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan masalah sementara pada penglihatan malam kita.

"Beberapa obat dapat mengubah ukuran pupil kita, yang bisa menyulitkan kita melihat dalam kondisi cahaya redup," ujar Dr. Roth.

"Ada juga obat-obatan yang memperlambat kemampuan mata untuk beradaptasi dari kondisi terang ke remang-remang. Ini menyebabkan ketidakmampuan sementara untuk melihat dalam gelap sampai mata mampu beradaptasi."

Tanyakan kepada dokter jika kita khawatir apakah obat yang kita minum dapat memengaruhi penglihatan kita.

Baca juga: 4 Tips Menjaga Mata dari Gangguan Penglihatan

3. Katarak

Katarak, yang mengaburkan lensa alami mata, adalah penyebab lain dari masalah penglihatan malam.

"Katarak menyebabkan lebih sedikit cahaya yang bisa masuk ke mata, yang berarti kita membutuhkan lebih banyak cahaya untuk melihatnya," kata Dr. Roth.

"Orang dengan katarak sering mengeluh kesulitan mengemudi di malam hari, dan kesulitan mengemudi dalam hujan karena penurunan sensitivitas kontras."

"Operasi untuk menghilangkan katarak dapat mengatasi masalah ini."

4. Kekurangan nutrisi

Sama seperti kekurangan vitamin A, kekurangan nutrisi juga dapat menurunkan kemampuan kita melihat dalam gelap.

"Kadar vitamin A dapat diuji melalui tes darah sederhana dan bisa dilakukan pengobatan," tutur Dr. Roth.

Menambahkan makanan yang kaya vitamin A seperti wortel, susu, atau makarel biasanya mampu membantu memulihkan penglihatan malam kita.

5. Retinitis pigmentosa

Retinitis pigmentosa adalah satu dari beberapa penyakit keturunan yang menyebabkan kekurangan permanen pada penglihatan malam.

Karena bersifat genetik, penyakit ini dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa.

Retinitis pigmentosa menyebabkan kerusakan retina, bagian dari mata yang merasakan cahaya.

Jika kita memiliki penyakit langka ini, kita akan mengalami kesulitan beraktivitas sehari-hari karena itu memengaruhi penglihatan di sekeliling kita dan bahkan menyebabkan masalah dalam kondisi pencahayaan normal.

Kita bisa melakukan penyesuaian gaya hidup, namun sayangnya tidak ada pengobatan yang efektif dalam menyembuhkan retinitis pigmentosa.

Baca juga: Yoga Mata, Olahraga Ringan untuk Menjaga Mata Tetap Sehat

Menyesuaikan gaya hidup bagi penderita night blindness

Penyebab paling umum untuk kebutaan malam selain retinitis pigmentosa dapat diobati, kata Dr. Roth.

Jika kita terpengaruh oleh kebutaan malam permanen, sangat bijaksana untuk menyesuaikan gaya hidup kita. Seperti:

  • Temukan transportasi alternatif jika kita bepergian di malam hari.
  • Bawalah sumber cahaya ekstra, seperti senter kecil untuk membantu kita melihat dalam gelap.
  • Rutin berkonsultasi dengan dokter mata.

Kapan menghubungi dokter

"Banyak penyakit mata yang tidak memiliki gejala, itulah sebabnya saya memberi tahu pasien pentingnya mendapatkan pemeriksaan mata rutin setiap tahun," kata Dr. Roth.

Saat kita mengalami kehilangan penglihatan malam hari secara progresif, kondisi kita kemungkinan besar dapat diperbaiki, jadi segera buat janji dengan dokter untuk pemeriksaan mata.

Baca juga: Atasi Gangguan Mata karena Terlalu Banyak Kerja di Depan Layar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.