Tips Mempersiapkan Normal Baru untuk Anak Agar Tak Bikin "Parno"

Kompas.com - 02/06/2020, 14:56 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia kini tengah mempersiapkan diri untuk memasuki fase kenormalan baru atau new normal. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga perlu diedukasi agar siap menghadapi fase normal baru.

Menurut dokter spesialis anak, Dimple Gobind Nagrani, persiapan sebaiknya tidak hanya dilakukan dari segi fisik tetapi juga mental anak.

"Mari kita tidak membuat si kecil cemas juga. Jadi kalau mau cerita berbagi fakta saja, jangan menakut-nakuti mereka karena banyak yang jadi parno, takut misalnya untuk pegangan tangan atau panik saat masker terlepas sebentar."

Demikian diungkapkan oleh Dimple dalam Live Instagram bersama @motherbabyind, Selasa (2/6/2020).

Beberapa anak mungkin mengalami kekhawatiran berlebih atau paranoid karena adanya perubahan kebiasaan saat mereka beraktivitas. Misalnya, jika dulu bisa bermain bebas bersama teman-teman dengan jarak dekat, saat ini diharuskan menjaga jarak dan menghindari jabat tangan.

Baca juga: Dilema Siswa Kembali ke Sekolah Saat Pandemi Covid-19, Orangtua: Saya Pilih Anak Selamat

Dimple menyarankan agar orangtua lebih fokus memberi instruksi agar anak bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, seperti bersekolah di rumah dan menjaga kebersihan diri. Ajak mereka menjadikan perubahan-perubahan tersebut menjadi sebuah rutinitas baru.

"Misalnya, baru pulang dari luar sendal dilepas di luar, langsung cuci tangan tidak mencium atau memeluk anak dulu. Kalau kita jadikan rutinitas seakan itu menjadi kebiasaan di new normal," ungkapnya.

Pilihan kata orangtua juga menjadi penting agar anak tidak justru merasa cemas ketika menjalani hari-hari di tengah pandemi.

Memanfaatkan media pembelajaran yang menarik, seperti gambar kartun atau video animasi, juga bisa dilakukan agar anak lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

"Sekarang banyak sekali gambar-gambar, kartun-kartun virus corona yang disertai instruksi kenapa harus mencuci tangn, memakai masker, social distancing, kenapa enggak boleh sekolah dulu, dan lain-lain," ucap Dimple.

Baca juga: Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X