Orang Sehat Tak Perlu Andalkan Aspirin untuk Cegah Serangan Jantung

Kompas.com - 04/06/2020, 15:20 WIB
Ilustrasi serangan jantung ShutterstockIlustrasi serangan jantung

KOMPAS.com - Aspirin selama ini digunakan sebagai obat untuk menangkal serangan jantung.

Namun, sebaiknya kita tidak terlalu bergantung pada obat tersebut, menurut studi terbaru.

Aspirin masih merupakan salah satu obat paling umum di dunia, meski tidak lagi direkomendasikan sebagai pencegahan oleh berbagai otoritas kesehatan.

Baca juga: Penyebab Makin Banyak Orang Muda Alami Serangan Jantung

Tidak ada bukti aspirin dosis rendah (kurang dari 325 mg per hari) dapat dikonsumsi oleh rata-rata orang dewasa dalam kondisi kesehatan kardiovaskular yang baik.

Demikian analisis terbaru dari penelitian yang diterbitkan di British Journal of Clinical Pharmacology.

Analisis yang berfokus pada risiko dan manfaat aspirin harian dosis rendah itu, menemukan risiko pendarahan besar sebagai akibat efek pengencer darah obat lebih besar dibandingkan manfaatnya.

American College of Cardiology dan American Heart Association merekomendasikan aspirin setiap hari hanya bagi pasien yang pernah mengalami serangan jantung, stroke atau operasi jantung terbuka.

Analisis ini mengamati 67 studi, dan menemukan penggunaan aspirin dosis rendah pada orang tanpa penyakit kardiovaskular dikaitkan dengan serangan jantung atau stroke 17 persen lebih rendah.

Namun, hal itu juga dikaitkan dengan risiko pendarahan gastrointestinal 47 persen lebih tinggi dan risiko pendarahan di bagian tengkorak 34 persen lebih tinggi.

"Analisis kami menegaskan, tidak ada bukti untuk mengambil aspirin dalam pencegahan primer, yaitu pada orang sehat."

Baca juga: Waspadai, Sesak Napas Tak Hanya karena Serangan Jantung

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X