Kompas.com - 22/06/2020, 18:48 WIB

KOMPAS.com – Johnson & Johnson (J&J) memutuskan untuk berhenti menjual krim pemutih kulit yang populer di Asia dan Timur Tengah. Keputusan ini diambil setelah banyaknya perdebatan belakangan ini tentang kesetaraan rasial.

Produk J&J yang akan dihentikan penjualannya adalah Clean &Clear Fairness yang dijual di India. Selain itu, penjualan Neutrogena Fine Fairness yang dipasarkan di Asia dan Timur Tengah juga akan dihentikan.

“Percakapan dalam beberapa minggu terakhir ini menyoroti bahwa beberapa nama produk atau klaim pada produk kami yang bisa mengurangi titik hitam, melambangkan kulit putih atau terang lebih baik dari warna kulit mu yang unik. Itu sama sekali bukan tujuan kami, kulit yang cantik adalah kulit yang sehat,” kata juru bicara J&J seperti dikutip Reuters.

Perusahaan yang banyak memproduksi produk kesehatan itu mengatakan akan berhenti membuat produk-produk pemutih kulit. Namun, sebagian mungkin masih akan tetap ada di rak penjualan sampai stoknya habis.

Krim yang menjanjikan bisa mencerahkan kulit dipasarkan untuk perempuan oleh perusahaan perawatan kulit terbesar di dunia, termasuk Unilever, Procter & Gamble, serta L’Oreal.

Menurut data Euromonitor International, tahun 2019, sekitar 6.277 ton pemutih kulit dijual di seluruh dunia, termasuk produk yang dipasarkan sebagai krim anti-aging untuk mengurangi bintik hitam atau freckles.

Baca juga: Waspadai Pemutih Kulit yang Bisa Beri Hasil Instan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.