"Untuk jangka panjang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, suara berubah, serangan seperti asma, dan sebagainya," ungkap Annisa.
Baca juga: Penyakit Gerd Gampang Kambuh karena Stres
Ada pun posisi yang baik untuk esophageal clearance adalah posisi tegak, yakni ketika duduk atau berdiri.
Sementara, ketika tubuh berbaring, secara gravitasi posisinya tidak baik.
Jika setelah makan langsung tidur, maka kalori yang dikonsumsi saat makan akan terkumpul menjadi lemak karena tidak digunakan untuk berakvitas.
Baca juga: Cara Olahraga Terbaik untuk Bakar Lemak Tubuh
Hal ini berbahaya, terutama bagi penderita diabetes dan kolesterol tinggi.
Dianjurkan beraktivitas fisik ringan setelah makan, misalnya menggerakkan tangan. Setelah dua jam, barulah kita bisa beraktivitas fisik lebih banyak, seperti jalan kaki.
Ini dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh.
"Kalau habis makan langsung tidur bisa dibayangkan, kadar gula darah akan melonjak tinggi dan tidak baik untuk penderita diabetes maupun penyakit metabolik lainnya," papar Annisa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.