Kompas.com - 14/07/2020, 19:42 WIB

KOMPAS.com - Sejak dulu kita memiliki pemahaman bahwa berbicara dengan orang asing bukan hal yang baik. Meski demikian, ada alasan jelas mengapa kita harus melakukannya.

Nick Epley, profesor ilmu perilaku di University of Chicago Booth School of Business menemukan, orang-orang yang berusaha berhubungan dengan orang asing selama beberapa menit merasa lebih bahagia.

Menurut Harvey Deutschendorf, pakar, penulis, dan pembicara kecerdasan emosional, hal ini berlaku baik untuk orang dengan kepribadian ekstrovert maupun introvert.

Baca juga: Taklukkan Stres dengan Kecerdasan Emosional

Artinya, manusia adalah makhluk sosial yang dirancang untuk membangun koneksi.

Salah satu alasan kita tidak berhubungan dengan orang lain adalah rasa takut kita akan penolakan.

Kita meyakinkan diri, bahwa orang lain tidak ingin diganggu dan mengambil inisiatif akan membuang-buang waktu.

Asumsi ini tidak selalu benar. Berhubungan dengan orang asing atau orang baru di hidup kita akan membantu kita merasa lebih baik, sekaligus meningkatkan kecerdasan emosional kita.

Sedangkan, orang lain juga mengalami ketakutan yang sama akan penolakan dan menyambut baik kesempatan berinteraksi jika kita mengambil inisiatif.

Ini hal positif yang bisa kita dapat saat berinteraksi dengan orang asing.

1. Melawan asumsi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.