Face Shield Tanpa Masker Tak Efektif Melindungi Diri dari Virus Corona

Kompas.com - 22/07/2020, 22:39 WIB
ilustrasi face shield shutterstock/Pop Paul-Catalinilustrasi face shield

KOMPAS.com - Face shield, atau pelindung wajah saat ini dipakai banyak orang bersama dengan masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, bagaimana jika hanya memakai face shield tanpa masker, apakah akan memberi perlindungan terhadap virus?

Departemen kesehatan di Swiss mengingatkan, agar kita tidak mengenakan face shield berbahan plastik tanpa masker.

Baca juga: Face Shield atau Masker, Mana Lebih Efektif Tangkal Covid-19?

Beberapa waktu lalu, orang-orang di negara itu yang hanya menggunakan face shield atau pelindung wajah terinfeksi virus corona, sementara orang yang memakai masker dalam kondisi baik-baik saja.

Infeksi dilaporkan di sebuah hotel di wilayah Graubunden, di mana beberapa karyawan dan setidaknya satu tamu dinyatakan positif terkena virus corona.

Pejabat kesehatan setempat menetapkan semua yang terinfeksi hanya menggunakan pelindung wajah plastik sebagai perlindungan.

Tidak ada infeksi pada orang yang memakai masker wajah, menurut mereka.

Pejabat kesehatan tersebut juga mengatakan kepada kantor berita Swiss, 20 Minutes, bahwa face shield dapat menciptakan rasa aman yang palsu, yang membuat para pemakainya mengambil risiko yang tidak perlu.

"Face shield tidak berfungsi sebagai alternatif masker wajah. Pelindung wajah atau visor dapat dikenakan bersama masker untuk lebih meningkatkan perlindungan kita," kata Yann Hulmann, juru bicara Federal of Public Health kepada 20 Minutes.

Baca juga: Sebelum Vaksin Ditemukan, Tetaplah Jaga Jarak dan Pakai Masker

Sebelumnya, WHO telah menyatakan pelindung wajah dapat membantu mencegah virus, tetapi harus dibarengi langkah-langkah pencegahan lainnya seperti mengenakan masker, social distancing, dan sering mencuci tangan.

Tidak ada langkah pencegahan tunggal yang bisa sepenuhnya melindungi diri terhadap virus corona.

Beberapa orang berpendapat face shield dapat memberikan keuntungan, seperti lebih mudah dibersihkan daripada masker, menutupi seluruh wajah, dan membuat seseorang mampu mengekspresikan diri.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan efektivitas face shield terhadap virus corona, termasuk bila dibandingkan masker wajah dan perlindungan lainnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang-orang yang memiliki gejala virus corona harus terisolasi dari orang lain sampai gejalanya hilang, setidaknya 10 hari sejak mereka pertama kali mulai terinfeksi.

Baca juga: Pahami 5 Mitos Salah tentang Masker dan Faktanya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X