Kompas.com - 24/08/2020, 08:26 WIB
Ilustrasi ibu dan anak Thinkstock/omgimagesIlustrasi ibu dan anak
Editor Wisnubrata

Sebaliknya, ada juga penelitian lain yang berbeda pendapat. Menurut penelitian dari University of Bergen melaporkan bahwa tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laku dalam hal kemampuan multitasking.

Hal ini hasil penelitian yang menggunakan teknologi CMPT yang dirancang seperti pekerjaan sehari-hari. Penelitian dilakukan terhadap 66 perempuan dan 82 laki-laki yang berusia antara 18-60 tahun.

Apa pun hasilnya, multitasking pada dasarnya menciptakan suasana stres bagi pelaksananya. Multitasking bukan hal yang patut ditiru. Bukan hanya bagi ibu rumah tangga, tetapi bagi siapa saja, termasuk para karyawan kantoran.

Multitasking selain menciptakan suasana stres dan depresi, juga disinyalir menurunkan produktivitas kerja, menurunkan kualitas pekerjaan, tidak fokus, bahkan dapat jatuh sakit akibat kecapaian.

Baca juga: Bekerja Multitasking Justru Hambat Produktivitas

Mindfulness

Bagi ibu rumah tangga yang hingga saat ini menjalankan multitasking, ada baiknya mengikuti anjuran Adjie Santosoputro, praktisi mindfulness dan emotional healing, yaitu mempraktikkan mindfulness.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila mengalami stres, sebaiknya stres itu dikelola saja. Stres yang pas dapat memicu produktivitas, sebaliknya stres berlebihan akan menurunkan produktivitas.

Apabila stres tidak dikelola, akan mengganggu kesehatan mental. Sedangkan mental yang tidak sehat akan mengganggu kesehatan fisik.

Oleh karena itu, menurut Adjie, agar terhindar terganggunya kesehatan mental dan fisik, perlu mengolah pikiran hingga tahap mindful (kesadaran).

Kemudian menerapkan mindfulness, yaitu momen kesadaran penuh ketika berlatih membawa perhatian penuh untuk apa pun yang dilakukan saat ini. Misalnya, melibatkan kesadaran ketika bernapas, melangkah, atau makan.

Mempraktikkan mindfulness, dapat dilakukan di rumah maupun di tempat kerja. Setiap hari cukup lima menit.

Dengan menerapkan mindfulness, seseorang akan sadar diri, bisa menerima realita yang terjadi saat ini, bisa berlapang dada, dan menjadi lebih tenang. 

Baca juga: Lelah Kerja? Cobalah Atasi dengan Mindfulness

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.