Ketika Payudara Besar Tak Lagi Populer

Kompas.com - 22/09/2020, 11:44 WIB
Chrissy Teigen SHUTTERSTOCKChrissy Teigen

Atas kejujurannya itu, Danae telah mengumpulkan lebih dari 1,9 juta pengikut. 

"Saya tidak menilai - saya berpose dan menyukai bidikan (dengan) matahari terbit yang bagus," katanya.

Baca juga: Tara Basro Pamer Foto Habis Mandi dan Tanpa Riasan

 

Menurutnya, hanya dengan melihat foto tertentu, mudah bagi wanita untuk mendapatkan ide yang keliru tentang tubuhnya.

“Di sinilah kita sebagai konsumen harus benar-benar aktif, dan memastikan kita mendiversifikasi apa yang kita lihat, sehingga kita melihat hal-hal yang menginspirasi dan mengangkat (kepercayaan diri) kita," katanya.

Dengan melihat banyak perempuan, apalagi pesohor, yang terbuka menonjolkan kondisi tubuh mereka apa adanya, menurut Danae, akan lebih banyak orang yang menganggap hal itu normal dan merasa berdaya.

Operasi plastik

Meskipun lebih banyak wanita ingin penampilan yang semakin alami, itu belum tentu berarti akhir dari operasi plastik. Menurut Chiu, keduanya bisa hidup berdampingan secara harmonis.

Permintaan untuk pengangkatan implan beriringan dengan permintaan untuk memiliki implan payudara (yang lebih kecil) dengan tampilan yang lebih alami.

Ada persepsi umum yang timbul dari meningkatnya minat pada kehidupan holistik bahwa tampilan yang lebih 'organik' atau 'alami' akan terlihat tanpa implan.

Baca juga: Ukuran Payudara Besar Bikin Wanita Malas Olahraga

Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, wanita justru lebih tertarik pada hasil alami sehingga banyak yang memilih untuk memilikinya.

“Pemindahan lemak ke payudara (bisa dilakukan) sebagai alternatif dari implan, meskipun transfer lemak lebih mahal daripada pembesaran payudara implan, ”katanya.

“Ini memberi mereka 'dua (manfaat) untuk satu (tindakan)’ yakni, menghilangkan lemak berlebih dari area yang resisten dan memperbesar payudara mereka, dan semuanya (tampak) alami, tidak hanya dalam komposisi tetapi juga dalam penampilan dan rasanya (saat disentuh),” imbuhnya.

Halaman:


Sumber asiaone
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X