Cara Bersepeda untuk Mengecilkan Perut Sekaligus Membakar Lemak

Kompas.com - 22/09/2020, 12:20 WIB
Ilustrasi bersepeda pagi SolovyovaIlustrasi bersepeda pagi
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Memiliki tubuh yang terlalu gemuk memang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan kurang percaya diri. Bukan hanya karena sulit menemukan pakaian yang pas, tetapi juga munculnya risiko penyakit.

Untuk menghindari kegemukan, kita disarankan untuk menjaga pola makan sehat sekaligus rutin berolahraga.

Jika masih bingung untuk memilih olahraga yang pas, bersepeda bisa menjadi olahraga yang menyenangkan, untuk membantu membakar lemak dalam tubuh.

 

Olahraga bersepeda yang sedang digemari ini ternyata juga bisa mengecilkan perut, sekaligus membakar lemak.

Selain dapat membakar lemak dengan optimal, bersepeda memberikan suasana menghibur seperti halnya bermain. Apalagi jika dilakukan bersama-sama dengan teman dan keluarga.

Tips bersepeda untuk mengecilkan perut

Jika berencana memulai rutinitas bersepeda untuk membantu membakar lemak tubuh dengan lebih optimal, Anda perlu mempelajari tiga tips meningkatkan kemampuan tubuh dalam membakar lemak untuk dijadikan sumber energi utama.

1. Hindari sarapan sebelum bersepeda

Jika terbiasa menghabiskan sarapan sebelum memulai aktivitas, sebaiknya ubah sedikit rutinitas ini, saat akan mulai bersepeda.

Dengan tidak mengonsumsi sarapan menjelang bersepeda, tubuh akan memanfaatkan sisa lemak sebagai sumber energi. Anda bisa makan pagi, setelah selesai bersepeda.

Namun, Anda disarankan menunda sarapan hanya jika akan bersepeda dengan rute pendek. Lain halnya apabila ingin menempuh jarak jauh, di mana kita harus mengutamakan kondisi fisik.

Baca juga: Bersepeda dalam Kondisi Perut Kosong, Efektif Turunkan Berat Badan?

2. Bersepeda dengan intensitas rendah

Hal lain yang juga perlu kita perhatikan untuk dapat mengoptimalkan pembakaran lemak saat bersepeda adalah, dengan menjaga intensitas tetap rendah.

Ini sangat penting. Sebab, jika bersepeda dengan intensitas tinggi, kita akan menguras cadangan glikogen terbatas dalam tubuh. Selain itu, tubuh akan kesulitan memproses lemak sebagai sumber energi.

Lalu, bagaimana cara untuk meningkatkan kalori yang dibakar? Kita dapat meningkatkan intensitas bersepeda pada beberapa intensitas yang tinggi, tapi tetap stabil. Tingkatkan intensitas pada lima atau sepuluh menit menjelang berakhirnya perjalanan.

Dengan cara ini, tubuh akan bekerja lebih keras ketika mengalami penurunan energi. Kondisi ini biasa terjadi pada pertandingan olahraga.

Baca juga: 10 Cara Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

3. Segera makan usai bersepeda

Anda sebaiknya segera makan, sesaat setelah menyelesaikan aktivitas bersepeda. Hal ini penting agar tubuh tidak kehilangan energi secara drastis.

Anda dapat memberikan tubuh asupan melalui minuman berenergi maupun camilan berkabohidrat dan berprotein. Asupan ini penting untuk memulihkan tubuh setelah menjalani aktivitas berat.

Apa jadinya jika kita tidak makan setelah menempuh perjalanan bersepeda? Sistem kekebalan tubuh akan melemah.

Dalam kondisi tersebut, kita menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Selain itu, kondisi ini juga berdampak pada kurangnya kemampuan tubuh untuk pulih dengan lebih cepat.

Baca juga: Rajin Bersepeda, Wulan Guritno Turun 4 Kg dalam 2 Minggu, Mau Tiru?

4. Menjalani pola hidup sehat

Apapun olahraga yang kita lakukan, semuanya percuma tanpa menjalani pola hidup sehat. Bukan berarti kita harus menjauhi berbagai makanan favorit, atau malah berolahraga tanpa henti.

Turunkan risiko penyakit dengan bersepeda

Selain membakar lemak dan mengecilkan perut, bersepeda juga membantu menjauhkan kita dari berbagai macam penyakit, termasuk penyakit jantung dan diabetes.

1. Bersepeda kurangi risiko penyakit jantung

Sebuah penelitian menunjukkan, bersepeda bisa menekan risiko penyakit jantung. Orang-orang yang bersepeda menuju tempat kerja, mempunyai potensi penyakit kardiovaskular 11 peprsen lebih rendah.

Bahkan, individu yang hanya bersepeda sesekali, memiliki risiko kematian dini 8 persen lebih rendah.

2. Bersepeda untuk mencegah diabetes

Sebuah penelitian di Universit of Southern Denmark membuktikan, risiko terhadap penyakit diabetes, bisa ditekan dengan rajin bersepeda.

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan tubuh secara seimbang. Berikan tubuh waktu yang cukup untuk beristirahat. Konsumsilah makanan bergizi, dan lakukan olahraga secukupnya.

Dengan demikian, Anda lebih mudah mengendalikan kondisi kesehatan, tanpa mencemaskan kehadiran lemak yang menumpuk, dan berbagai risiko penyakit

Tentu saja, selain bersepeda kita juga harus menjaga pola makan yang sehat dan seimbang untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

Baca juga: Berbagai Manfaat Bersepeda, Selain Sehat Juga Bikin Gembira

Baca tentang


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X