Apa Penyebab Gerd? Kenali Juga Ragam Faktor Risikonya

Kompas.com - 23/09/2020, 08:28 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD
Editor Wisnubrata

4. Menderita skleroderma

Skleroderma adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kulit dan organ tubuh lainnya menjadi keras dan tebal.

Skleroderma menimbulkan produksi kolagen menjadi berlebih. Ekstra kolagen tersebut kemudian tersimpan di dalam kulit namun juga bisa disimpan di organ lain, termasuk otot kerongkongan dan dinding usus.

Pada kasus skleroderma yang parah, bagian bawah kerongkongan (termasuk LES) mengeras dan menebal yang kemudian juga mengganggu fungsinya.

Kondisi ini dapat mengganggu lalu lintas turunnya makanan menuju lambung – atau berisiko memberi jalan untuk asam lambung naik menuju kerongkongan dan memicu Gerd.

5. Pencernaan makanan yang terlalu lambat

Penderita Gerd juga disebutkan memiliki fungsi otot atau saraf lambung yang tidak normal. Fungsi lambung yang abnormal tersebut membuat makanan dicerna terlalu lambat.

Kondisi ini kemudian memicu pengosongan lambung menjadi tertunda – sehingga memberikan tekanan di dalamnya dan meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung.

Baca juga: Gerd Masih Sering Tak Dikenali, Waspadai Gejalanya

Faktor risiko yang memperburuk kenaikan asam lambung

Beberapa kebiasaan dan aktivitas tertentu dikaitkan dengan perburukan kondisi kenaikan asam lambung. Aktivitas tersebut termasuk:

  • Merokok
  • Makan dalam porsi besar atau makan larut malam
  • Mengonsumsi makanan pemicu tertentu, seperti makanan berlemak atau gorengan
  • Mengonsumsi minuman tertentu, seperti alkohol atau kopi
  • Menggunakan obat tertentu, seperti aspirin

Baca juga: Pahami, 8 Cara Mengurangi Risiko Serangan Gerd

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X