Rizki D'Academy Minta Istri Tes DNA Saat Hamil, Apa Risiko Pada Janin?

Kompas.com - 01/10/2020, 20:16 WIB
Rizki DAcademy menikah dengan pujaan hatinya, Jumat (17/7/2020). Instagram/Ari K UntungRizki DAcademy menikah dengan pujaan hatinya, Jumat (17/7/2020).

Berdasarkan penelitian, apabila CVS dilakukan di bawah usia kehamilan 10 minggu, maka bisa meningkatkan risiko kelainan kaki pada janin karena tersentuh jarum. Selain itu, bisa juga meningkatkan infeksi, pendarahan, dan pecah ketuban.

“Apabila curiga banget ada kelainan kromosom berat, CVS boleh dilakukan di bawah usia kehamilan 10 minggu. Tapi, menurut saya kalau CVS dilakukan untuk tes paternal, kasihan banget janinnya harus dapatkan risiko yang tinggi,” paparnya.

Metode terakhir yang bisa dipilih adalah  pemeriksaan air ketuban yang bisa dilakukan di awal trimester kedua kehamilan.

Apabila metode ini digunakan untuk memeriksa kelainan genetik pada janin, bisa dikatakan cukup terlambat karena janin sudah tumbuh besar.

Namun jika digunakan untuk tes paternal, ini adalah metode yang paling aman agar kehamilan dan pertumbuhan janin tidak terganggu.

“Semakin besar usia kehamilan, maka semakin kecil risikonya terhadap janin,” katanya.

Baca juga: Penemuan Mengubah Dunia: Tes DNA, Bermula dari Temuan Golongan Darah

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X