Kompas.com - 03/10/2020, 13:40 WIB
Ilustrasi hamil anak kembar ShutterstockIlustrasi hamil anak kembar

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) menjelaskan, pemberian tablet tambah darah (TTD) setiap hari selama kehamilan dapat menurunkan risiko anemia maternal sebesar 70 persen.

Selain itu, pemberian TTD pada ibu hamil juga dapat menurunkan risiko anemia defisiensi besi sebesar 57 persen.

Dengan mengurangi risiko anemia, maka ibu hamil juga menurunkan risiko kelahiran prematur dan depresi pasca persalinan.

Meski demikian, ada panduan khusus bagi ibu hamil mendapatkan TTD di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kenapa Anak Bisa Mengalami Anemia Defisensi Besi?

Hal itu tercantum dalam Pedoman Pelayanan Gizi pada Masa Tanggap Darurat Pandemi Covid-19. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program pemberian TTD ibu hamil dilaksanakan saat pemeriksaan kehamilan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sesuai jadwal kunjungan.

Kemudian, kunjungan rumah diprioritaskan untuk ibu hamil yang berisiko anemia dan belum mendapatkan TTD.

Selanjutnya, TTD juga bisa didapat dari bidan desa atau tenaga pengelola gizi melalui Fasyankes.

Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil: Penyebab, Ciri-ciri, Cara Mengatasi

Namun, jika tidak dapat ke bidan, ibu hamil dapat meminta keluarga untuk membantu memperoleh TTD pada bidan desa atau tenaga gizi.

Tak hanya dari Fasyankes, Ibu hamil juga bisa mendapatkan TTD dengan cara membeli sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X