Kompas.com - 21/10/2020, 08:52 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Meski relaksasi berbeda bagi setiap orang, delapan langkah berikut bisa kamu coba:

1. Buang rasa bersalah
Beri dirimu izin untuk rileks sejenak. Menurut Dr. Albert, tubuh juga perlu "mengisi ulang" baterainya dan izinkan tubuh melakukan itu.

"Jangan merasa bersalah karena melakukannya. Pahami bahwa relaksasi adalah sesuatu yang penting," kata dia.

2. Berlatih
Sama seperti skill lainnya yang ingin kamu kuasai, relaksasi juga perlu dilatih.

Kita cenderung bergerak ke mode relaksasi ketika berada pada situasi krisis atau stres, dan kemudian baru mempelajari teknik relaksasi.

Padahal, idealnya kita juga menerapkannya di waktu-waktu lainnya.

"Jika kita berlatih relaksasi ketika tenang, kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih bisa bertransisi ke relaksasi secara lebih baik," ucap Dr. Albers.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rutinitas Pereda Stres di Pagi Hari, Cuma 10 Menit, Coba Yuk...

3. Mengelola napas
Sejumlah penelitian mengungkapkan, kita bis menurunkan denyut jantung dengan mengelola napas dan masuk ke mode relaksasi.

Ia menyarankan teknik squeegee. Squeege sendiri merupakan alat pembersih dengan ujung karet, yang biasa digunakan untuk membersihkan air atau cairan lainnya pada permukaan datar.

Cara melakukn teknik tersebut adalah:

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.