Kompas.com - 22/10/2020, 12:10 WIB
Secangkir teh Kunyit dengan lemon dan jahe. Manfaat untuk mengurangi peradangan dan detoks hati. SHUTTERSTOCK/CozineSecangkir teh Kunyit dengan lemon dan jahe. Manfaat untuk mengurangi peradangan dan detoks hati.

KOMPAS.com - Saat sedang mengalami batuk, pilek dan masalah tenggorokan yang parah kita selalu mengandalkan jahe untuk meredakan penyakit.

Tak disangka, jahe ternyata punya manfaat untuk menghilangkkan lemak-lemak yang ada di dalam tubuh kita.

Ahli gizi Rumah Sakit Paras di India, Dr. Aashima Chopra menjelaskan, jahe bukan hanya penambah rasa yang enak, tetapi juga berfungsi untuk menurunkan berat badan tanpa ada efek samping.

Selain itu, rempah-rempah populer ini juga mudah didapatkan dengan harga yang ramah di kantong sehingga siapapun bisa mengonsumsinya.

Stres menjadi salah satu faktor yang seringkali membuat kita makan banyak dan menyebabkan bertambahnya berat badan.

Baca juga: Mulai Hari dengan Minuman Jahe untuk Tubuh Lebih Sehat

Untuk itu, Chopra menyarankan kita makan jahe secara teratur karena jahe akan menyerap nutrisi lebih baik dan melepaskan energi secara maksimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini bisa membuat kita tidak memiliki keinginan untuk makan berlebihan.

"Jahe menekan nafsu makan. Faktanya, ada sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Metabolism yang mengatakan, bahwa jahe membantu kita tetap kenyang lebih lama," katanya.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of The Science of Food and Agriculture, jahe adalah bahan utama yang membantu menurunkan berat badan.

Sebab, jahe dapat membantu makanan dicerna lebih cepat di dalam tubuh dan juga meningkatkan laju metabolisme.

“Karena jahe, kadar gula dalam tubuh diatur, dan glukosa juga disintesis dengan baik. Itulah mengapa ini jahe bagus untuk orang-orang yang menderita diabetes," jelas Chopra.

Sebagai rempah yang mengandung antioksidan, jahe dapat mengontrol radikal bebas yang merusak sel-sel di tubuh dan bertanggung jawab untuk pencernaan, serta fungsi metabolisme.

"Sifat antiperadangannya mencegah gangguan pencernaan, kembung, dan masalah pencernaan lain," ujarnya.

Baca juga: 7 Penyebab Nafsu Makan Meningkat yang Mungkin Kamu Alami

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.