Kompas.com - 06/11/2020, 18:35 WIB
Petisi Sahkan RUU PKS dari The Body Shop the body shopPetisi Sahkan RUU PKS dari The Body Shop
Editor Wisnubrata

“Di dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, korban akan menerima penanganan, perlindungan, serta pemulihan yang dapat membantunya menjadi lebih baik. Karena itu, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual harus segera disahkan untuk menekan laju kasus-kasus kekerasan seksual, dan memulihkan korban kekerasan seksual."

Demikian disampaikan Wawan Suwandi, Public Relations Yayasan Pulih pada acara “Virtual Press Conference The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS” pada Kamis (5/11/2020).

Sementara, Suzy Hutomo, Owner & Executive Chairwoman The Body Shop Indonesia mengatakan, selama ini suara korban jauh dari publik karena sistem sosial kita secara tidak langsung menghukum korban kekerasan seksual.

Karenanya The Body Shop Indonesia berusaha menjadi teman seperjuangan para korban dengan membagikan cerita korban kekerasan seksual sebagai bentuk edukasi untuk membuka mata kita semua bahwa permasalahan tersebut nyata.

Salah satu caranya adalah menyuarakan perasaan para korban lewat situs TBS Fight For Sisterhood, di mana kita bisa ikut menandatangi petisi Sahkan RUU PKS.

Melalui kampanye ini The Body Shop Indonesia mengajak masyarakat terlibat aktif dengan berpartisipasi melalui donasi di seluruh gerai The Body Shop dan secara online, juga pengumpulan petisi Stop Sexual Violence sampai bulan Maret 2021 agar RUU PKS kembali dibahas dan diputus menjadi sebuah Undang-Undang.

“Kami akan mengajak generasi muda Indonesia untuk menghentikan kekerasan seksual melalui berbagai kegiatan. Kami juga berharap perusahaan lain turut mengikuti jejak kami, karena isu ini sangatlah mendesak dan membutuhkan perjuangan dari berbagai pihak demi tercapainya tujuan kita bersama, yakni pengesahan RUU PKS,” kata Suzy.

Baca juga: Bintang Emon Tidak Nyaman dengan Perilaku Pelecehan Seksual

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.