Kompas.com - 16/12/2020, 22:23 WIB
Ilustrasi kondom. SHUTTERSTOCKIlustrasi kondom.

Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, sekitar satu persen populasi dunia alergi terhadap lateks.

Bagi mereka yang alergi lateks, ada kondom eksternal non-lateks yang terbuat dari bahan seperti poliisoprena, poliuretan, atau polietilen.

Ketiga bahan tersebut melindungi dari kehamilan dan infeksi menular seksual.

Ada juga kondom eksternal dari kulit binatang. Namun jenis kondom ini hanya melindungi dari kehamilan, bukan infeksi menular seksual.

Menurut Goody Howard, pendidik seks yang berbasis di Texas dan aktivis HIV, banyak orang mengira mereka alergi lateks.

Padahal yang terjadi sebenarnya adalah mereka sensitif terhadap pelumas yang melapisi kondom yang sudah dilubrikasi.

5. Lebih mudah didapat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketimbang alat kontrasepsi lain, kondom jauh lebih mudah didapat. Kita tidak perlu membuat janji dengan dokter, apoteker, atau penyedia layanan kesehatan.

6. Harganya murah

Kita bisa mendapat kondom eksternal dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan alat kontrasepsi lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.