Kompas.com - 18/12/2020, 08:44 WIB
Ilustrasi kucing. SHUTTERSTOCK/SEREGRAFFIlustrasi kucing.

KOMPAS.com - Kucing memiliki kumis yang bisa membuatnya semakin menggemaskan. Tapi sebenarnya, fungsi kumis kucing lebih dari itu.

Kumis bertindak sebagai sistem GPS dan radar, serta merupakan bagian penting dari cara kucing merasakan dunia. Oleh karenanya, kumis kucing tidak boleh dipotong.

Setiap kumis memiliki saraf kecil dan super sensitif yang membantu kucing menilai jarak serta ruang.

Ini membantu kucing membuat keputusan seperti, apakah sebuah kotak terlalu kecil untuk dimasuki, seberapa jauh harus melompat untuk mencapai suatu titik, dan lain sebagainya.

Kucing juga menggunakan kumisnya untuk mendeteksi benda-benda dan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Faktanya, kucing buta dapat mengetahui kondisi ruangan dengan sangat baik walau hanya berjalan-jalan.

Baca juga: 20 Hal yang Ternyata Dibenci Kucing, Apa Saja?

Kucing menggunakan kumisnya untuk mengetahui dirinya sedang berada dimana. Kumis kucing bisa bertindak sebagai mata.

Kumis kucing memiliki beberapa bagian yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Misalnya saja folikel bagian dalam.

Di sana terdapat banyak ujung saraf yang mengirim pesan ke otak kucing. Lalu ada organ sensorik di ujung kumis yang menangkap getaran di lingkungan sekitar.

Ini membantu kucing merasakan di mana dirinya berada dan makhluk apa yang ada di sekitarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.