Kompas.com - 10/01/2021, 12:23 WIB
Ilustrasi naik pesawat. PIXABAY/STELA DIIlustrasi naik pesawat.

KOMPAS.com - Perjalanan udara masih menjadi momok bagi sebagian orang, sekalipun data menunjukkan bahwa jenis perjalanan tersebut tergolong yang paling aman.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Research in Transportation Economics, perjalanan udara cenderung lebih aman dalam hal risiko kematiannya, dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, termasuk mobil, kapal feri, kereta bawah tanah, kereta api, dan bis.

Bagi kebanyakan orang yang takut naik pesawat, ada beberapa penyebab yang memicu rasa takut tersebut.

Penyebab tersebut juga bisa merupakan kombinasi faktor.

Beberapa di antaranya seperti pengalaman penerbangan yang buruk atau traumatis seperti pesawat mengalami turbulensi, hingga kecemasan karena berada dalam pesawat adalah sesuatu yang berada di luar kontrol diri.

Rasa gelisah dan tidak nyaman ketika naik pesawat biasanya akan berakhir setelah penerbangan berakhir pula.

Namun, bagi sebagian orang rasa takut itu akan terus-menerus ada atau dikenal dengan istilah aviofobia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka yang memiliki aviofobia punya perasaan takut terbang yang lebih dari sekadar rasa tidak nyaman sesaat yang dialami kebanyakan orang.

Klaustrofobia atau rasa takut terhadap tempat sempit atau tertutup juga bisa memicu avifobia.

Sebab, kabin pesawat adalah ruang yang terbatas dan penuh. Kecemasan juga cenderung meningkat ketikaa pesawat lepas landas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.