Kompas.com - 22/01/2021, 17:44 WIB
ilustrasi mencukur bulu kemaluan shutterstock/Niran Phonruangilustrasi mencukur bulu kemaluan

Rambut kemaluan tak higienis

Mengingat fungsinya untuk menjebak kotoran dan keringat membuat rambut kemaluan bisa menjadi lebih menyengat daripada area tubuh yang lebih sedikit atau tak ditumbuhi rambut.

Baca juga: Amankah Mencukur Rambut Kemaluan?

Seperti area tubuh lainnya, rambut kemaluan memang membutuhkan pembersihan rutin.

Seseorang harus mencuci area kemaluannya setiap kali mandi. Menjaganya tetap bersih dapat membantu mencegah bau.

Dalam studi terpisah, 59 persen wanita dan 61 persen pria menyatakan, bahwa mereka merawat daerah kemaluan untuk tujuan higienis.

Namun, saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat kesehatan apa pun yang terkait dengan menghilangkan rambut kemaluan, selain penghapusan kutu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.