Kompas.com - 05/02/2021, 06:36 WIB
Ilustrasi selingkuh Ilustrasi selingkuh

KOMPAS.com - Membina rumah tangga bukanlah hal mudah. Dalam perjalanannya, banyak orang menemui hambatan, termasuk hambatan kesetiaan.

Pembicaraan tentang selingkuh, khususnya suami yang berselingkuh, sedang menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir.

Tentu tak ada yang ingin pasangannya berselingkuh. Namun, tak ada salahnya jika sejak awal lebih peka terhadap perubahan perilaku suami.

Jika kamu termasuk salah satunya dan merasa curiga dengan perilaku suami, coba perhatikan tanda berikut:

1. Terlalu merahasiakan isi ponsel
Semua orang punya tingkat kenyamanan tersendiri terhadap konten yang ada di ponselnya.

Ponsel adalah barang yang sangat pribadi dan di dalamnya bisa terdapat apa saja yang mungkin hanya si pemilik ponsel yang pernah melihatnya.

Pasangan, dalam hal ini istri, adalah orang terdekat yang seharusnya paling dipercaya oleh suami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Marriage.com, jika suami terlihat berat hati atau tidak bisa membiarkan istrinya melihat ponselnya, maka kamu mungkin perlu mencari tahu alasannya.

Apalagi, jika suami memasang kunci pada ponselnya yang tidak boleh diketahui istri dan pada saat yang sama selalu terlihat membawa ponselnya kemana pun ia pergi

Jika itu semua yang terjadi, maka itu bukanlah pertanda yang baik.

Baca juga: Ketahui, 9 Kemungkinan Alasan Mengapa Suami Berselingkuh

2. Rutinitasnya berubah
Seiring berjalannya waktu, kamu dan pasangan akan mengenal rutinitas satu sama lain.

Jika pada satu waktu rutinitas suamimu berubah drastis, cobalah memerhatikannya.

Misalnya, tiba-tiba suka melewatkan waktu malam untuk pergi bareng teman-temannya atau sering berdalih ada janji dan pulang lebih larut, dan lainnya.

Jika kamu betul-betul mengenal satu sama lain, kamulah yang paling mengenal suamimu dan mengetahui jika ada hak yang mendadak berubah.

Tidak semuanya merupakan ancaman bagi pernikahanmu, tetapi kumpulan kebiasaan baru dapat menunjukkan kemungkinan adanya perselingkuhan.

Tidak masalah untuk mengomunikasikan ketidaknyamanan yang kamu rasakan untuk mengklarifikasinya. Sebab, komunikasi adalah kunci dalam hubungan.

Hanya saja, pastikan untuk tidak langsung menuding atau menghakiminya atas asumsi semaya.

Ketika kamu mengajaknya bicara, lihat seperti apa reaksinya.

Jika memang tidak ada hal yang disembunyikannya, mungkin saja ia akan berubah, seperti menghabiskan lebih banyak waktu untukmu dan keluarga, atau hal lainnya yang berdampak positif bagi kehidupan pernikahanmu.

Baca juga: Suami Terbukti Selingkuh, Cerai atau Tidak?

3. Ketertarikannya padamu berkurang
Jika "percikan" asmara dalam hubunganmu dan suami terasa berkurang, penting untuk mencari tahu.

Misalnya, hubungan intim menjadi lebih jarang atau tidak sama sekali, mungkin saja ia tidak lagi tertarik padamu.

Tapi, kita tahu bahwa kehidupan seks pasangan suami-istri bisa pasang dan surut. Jadi, jangan bereaksi berlebihan terhadap perubahan halus.

Namun, cobalah untuk lebih peka jika ada perubahan yang begitu mencolok dari satu waktu ke waktu lainnya.

Meski begitu, sebagian pria lainnya malah terlihat lebih sering meminta hubungan intim dengan istrinya ketika mereka berselingkuh.

Ketika perselingkuhan memulihkan libidonya, suami mungkin akan terlihat berbeda dan sangat tidak sabar untuk segera mengajak istri berhubungan intim setibanya di rumah.

Baca juga: Mungkinkah Memperbaiki Hubungan Setelah Ketahuan Selingkuh?

4. Menuduhmu selingkuh
Ini adalah salah satu tanda paling aneh dari seorang suami yang berselingkuh.

Beberapa di antara mereka secara konstan menuduh istrinya melakukan hal yang sama.

Percaya atau tidak, beberapa pria yang berselingkuh sebetulnya khawatir pasangannya juga berselingkuh.

Menurut terapis Dr Alisha Powell, PhD, LCSW kepada BestLife, perselingkuhan juga bisa terjadi karena salah satu pihak takut dirinya akan diselingkuhi. Jadi, dia memutuskan untuk melakukannya duluan.

Keputusan seperti ini biasanya mengakar dari perasaan tidak aman (insecure) dan takut terabaikan.

Baca juga: Lakukan Ini jika Pasangan Ketahuan Selingkuh

5. Tiba-tiba gemar merawat diri
Melihat suami merawat diri atau berolahraga adalah sesuatu yang pasitif.

Namun, jika dia sering menghabiskan waktu untuk merawat dirinya, misalnya berolahraga di gym berjam-jam atau tiba-tiba sangat memerhatikan kalori makanannya, maka kamu boleh khawatir jika itu mungkin bukan untukmu.

Sebab, menurut terapia dari Imago Relationship Therapist sekaligus co-founder The Marriage Restoration Project, Rabbi Shlomo Slatkin, MS, LCPC, ketika seseorang selingkuh, dia sering kali merasa sebagai seseorang yang baru.

Kesan itu sama seperti ketika pertama jatuh cinta dengan pasangannya.

"Sensasi romansa, keinginan, atau kepercayaan dirinya mungkin membuat dia tampak seperti orang yang sama sekali berbeda," kata Slatkin.

Baca juga: Pria Kaya Lebih Suka Selingkuh?

6. Tiba-tiba menghabiskan banyak uang
Ketika suamimu tiba-tiba sering menghabiskan banyak uang, menumpuk tagihan kartu kredit dan lainnya, mungkin saja itu karena ia punya kegiatan baru yang membuatnya rela mengeluarkan uang.

Bisa saja itu dilakukannya bersama atau untuk orang baru yang hadir dalam hubunganmu dengan suami.

Kita tahu, bahwa di banyak kasus perselingkuhan, seseorang kerap memberi hadiah pada pasangan selingkuhnya untuk menjaga rasa cinta dalam hubungan tersebut.

Kebiasaan tersebut bisa membuat pengeluaran membengkak. Tapi, lagi-lagi, ingatlah untuk tidak langsung curiga berlebihan melainkan cobalah komunikasikan ketidaknyamananmu.

Baca juga: Harus Lakukan Apa Saat Curiga Pasangan Berselingkuh?

7. Menyukai atau merespons semua unggahan media sosial seseorang
Banyak orang membiarkan dirinya terlibat dalam perselingkuhan sebagai cara untuk mendapatkan validasi yang tidak didapatkannya dari pasangan resminya.

Dalam banyak kasus, banyak pria akan menunjukkan kekagumannya secara jelas kepada seseorang yang menjadi pasangan selingkuhnya dan itu terkadang bisa terlihat jelas dari perilakunya di media sosial.

Misalnya, menyukai semua unggahan orang tersebut di media sosial atau sering memberikan respons komentar.

Baca juga: Memberi Like di Instagram Mantan Termasuk Selingkuh Online?

8. Keintiman berkurang
Jika dulu kamu hampir selalu menghabiskan waktu berjam-jam bersama suami dan senang membicarakan apa saja, kini rasanya kamu hanya bicara seperlunya dengan dia.

Ketika seorang suami menemukan pasangan selingkuh, ia cenderung akan menghentikan keintimannya dengan pasangannya.

Mungkin karena orang baru tersebut membuatnya lebih tertarik untuk membangun percakapan mendalam.

Baca juga: Pasangan Selingkuh, Perlukah Beri Kesempatan Kedua?

9. Menolak kebaikanmu
Beberapa pria yang berselingkuh merasa bersalah dengan apa yang dilakukannya sehingga menjadi sering menolak kebaikan yang dilakukan istrinya.

Jika suamimu melakukan ini, maka kamu boleh curiga.

Menurut terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, Krawiec Carrie, beberapa pria merasa sangat bersalah dan bahkan mengungkapkan itu pada pasangannya.

"Lalu mengatakan "aku adalah orang yang tidak baik dan tidak pantas" tanpa memberikan penjelasan lebih," katanya.

Baca juga: Walau Penuh Kebosanan, Ini Kiat Menjaga Hubungan di Masa Pandemi

10. Marah ketika ditanya aktivitasnya di luar
Jika biasanya pertanyaan seperti "tadi ngapain saja di supermarket?" tidak memicu respons amarah, kini suamimu merespons sebaliknya.

Berselingkuh bisa menimbulkan stres untuk semua yang terlibat, jadi bisa saja suamimu tiba-tiba mulai berakting seolah pertanyaan-pertanyaanmu terlalu interogatif dan sebagainya.

Tapi, jika suamimu pandai berbohong, maka lain ceritanya.

Meski begitu, ada pula pria yang malah bersikap terlalu bersemangat ketika memberikan rincian apa saja yang dilakukannya di luar dan bercerita terlalu rinci.

Itu juga perlu dicurigai, apalagi jika kamu tidak bertanya duluan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.