Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/02/2021, 06:00 WIB
Gading Perkasa,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Healthline

Buku sketsa, kertas daur ulang, atau bungkus makanan dapat memberikan banyak ruang kreatif untuk menghilangkan kecemasan.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah meletakkan pensil atau pena di atas kertas dan memulai dengan beberapa garis atau coretan sederhana tanpa menghabiskan banyak waktu memikirkan apa yang akan digambar.

Saat tangan bergerak di atas kertas, kita bisa melihat gambar yang dibuat mengambil bentuk yang mencerminkan kecemasan kita.

Seseorang yang merasa terjebak dalam pekerjaan atau hubungan dan mencemaskan masalah tersebut, kemungkinan akan menggambar kotak, sangkar, atau pintu terkunci.

3. Mewarnai

Jika kesulitan membuat sketsa atau coretan sederhana, jangan khawatir. Mewarnai gambar dapat menawarkan manfaat yang sama seperti menggambar.

Cobalah mencari buku mewarnai di toko buku. Kita juga dapat menemukan desain online secara gratis.

Baca juga: Habis Karantina Timbul Kecemasan Sosial, Bagaimana Mengatasinya?

Beberapa penelitian menunjukkan, mewarnai mandala (lingkaran dalam konsep Hindu dan Budha) kemungkinan lebih bermanfaat untuk menghilangkan kecemasan daripada menggambar atau mewarnai desain lainnya.

Mandala berupa desain geometris melingkar yang kerap digunakan dalam meditasi.

Buku mewarnai mandala dan desain mandala online dapat dicoba untuk menghilangkan kecemasan.

Tips menerapkan terapi seni

Kita tidak memerlukan pengalaman atau kemampuan artistik saat menggambar, namun terapi seni membutuhkan pikiran terbuka dan eksperimen otentik.

Ada beberapa tips yang perlu diingat untuk membantu kita mengatasi kecemasan dengan menggambar atau mewarnai.

1. Menciptakan kondisi yang mendukung

Carilah tempat yang tenang dan bebas gangguan, di mana kita dapat menghabiskan waktu 20-30 menit untuk menggambar atau mewarnai.

Musik yang rileks dapat membantu menenangkan pikiran, tetapi jangan lupa matikan televisi dan membuat ponsel dalam kondisi getar.

Guna meningkatkan perhatian penuh saat menggambar, Lynch merekomendasikan untuk memerhatikan bagaimana pensil, krayon, atau pastel terasa di tangan kita.

Perhatikan juga suara pensil warna atau krayon saat bergerak di atas kertas.

2. Tidak ada istilah gambar yang salah

Saat menggambar, cobalah untuk menghindari hal-hal seperti:

- Menghapus gambar

- Mempertanyakan kualitas gambar yang kita buat

- Mengkhawatirkan proporsi gambar

- Terjebak dengan pikiran untuk membuat karya seni yang realistis

Biarkan gambar kita apa adanya, ketimbang menetapkan ekspektasi tertentu. Yang terpenting adalah prosesnya, bukan keterampilan di balik karya buatan kita.

3. Gunakan alat yang sudah dikuasai

Jika kita sudah terbiasa melakukan doodling atau mencoret-coret, tidak perlu menggunakan alat atau material baru.

Baca juga: Kenali 8 Tanda Gangguan Kecemasan

Pena atau pensil, serta beberapa kertas kosong sudah bisa mendukung aktivitas menggambar kita.

Ingat, karya yang kita buat ditujukan untuk diri kita, sehingga tidak perlu terlalu bagus atau sempurna.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com