Kompas.com - 18/02/2021, 07:19 WIB

KOMPAS.com - Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan sekitar 17,9 juta orang meninggal karena penyakit jantung pada tahun 2016.

Artinya, kurang lebih 31 persen angka kematian global disebabkan oleh penyakit ini.

Dari jumlah tersebut, 85 persen kematian disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.

Baca juga: Secangkir Kopi Membantu Cegah Gagal Jantung, Benarkah?

Demikian pula di Indonesia, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, setiap 15 dari 1.000 orang atau sekitar 2.784.064 orang di Indonesia menderita penyakit jantung.

Kendati jumlah penderitanya relatif tinggi, pada dasarnya penyakit jantung bisa dikendalikan dengan perubahan gaya hidup sehari-hari.

Baca juga: Kenali Detak Jantung saat Istirahat yang Sehat

Jennifer Iacovo, DNP, APRN, FNP-C, praktisi perawat keluarga dengan di HonorHealth FastMed Urgent Care di Tempe, Amerika Serikat membagikan lima tips mudah untuk menjaga kesehatan jantung.

1. Mendapat informasi yang tepat

Mendapat informasi yang tepat merupakan langkah pertama dalam memperpanjang dan melindungi kesehatan jantung.

Salah satu cara memperoleh informasi seputar jantung yaitu berkonsultasi dengan profesional perawatan kesehatan.

Kita dapat menghubungi klinik atau rumah sakit terdekat untuk memperoleh informasi atau berbicara dengan dokter setiap melakukan pemeriksaan tahunan.

2. Mengurangi duduk dan lebih banyak bergerak

Temukan cara mudah untuk menjadi lebih aktif, baik itu berjalan-jalan, menaiki tangga, bersepeda atau berjalan kaki, atau membersihkan rumah.

Baca juga: Waspadai, 5 Faktor Pemicu Serangan Jantung yang Jarang Disadari

Aktivitas fisik yang teratur membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol, dan membantu mengatur kadar gula darah.

3. Mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung

Diet berperan besar dalam kesehatan jantung.

Pola makan tinggi lemak dan natrium dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, yang meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Saat membuat penyesuaian pada pola makan, lakukan perubahan kecil dan berkelanjutan yang dapat ditaati dalam jangka panjang.

Contohnya, membuat perencanaan makanan, makan di piring yang lebih kecil, meminum lebih banyak air putih, atau membeli buku resep yang berisi cara membuat makanan sehat.

4. Berhenti merokok

Merokok atau menghirup asap rokok dari orang lain dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

Baca juga: 7 Tips Pola Makan agar Jantung Tetap Sehat

Sebab, rokok merusak jantung dan pembuluh darah yang menuju ke jantung.

5. Meminimalkan stres

Mereduksi tingkat stres bisa memberi manfaat bagi kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

Juga, menurunkan stres akan mengurangi pembentukan perilaku yang terkait penyakit jantung, seperti makan berlebihan (overeating), kurang bergerak, dan merokok.

Kita dapat meminimalkan stres dengan menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance), tidur malam yang nyenyak, meditasi, dan aktivitas santai lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.