Kompas.com - 03/03/2021, 20:54 WIB
Ilustrasi diet, lingkar perut shutterstockIlustrasi diet, lingkar perut
|
Editor Wisnubrata

Jadi, ada karbohirat, protein, dan lemak karena ketiganya merupakan kebutuhan dasar bagi orang-orang dapat menjalani hidup yang sehat.

Di samping itu juga harus ada kecukupan vitamin dan mineral yang sesuai.

"Kalau seseorang diet ketat tapi tidak sesuai dengan komposisi yang baik, akibatnya dia pasti kemungkinan besar akan kekurangan zat gizi," ungkapnya.

Dampak diet ketat di masa pandemi

Kekurangan gizi adalah salah satu pemicu sistem kekebalan tubuh menurun, terutama di masa pandemi Covid-19.

Apalagi, jika pada dasarnya seseorang sudah kegemukan atau obesitas dan memiliki penyakit bawaan.

"Jadi dietnya saja sebenarnya tidak menjadi masalah, tapi kalau ada sakit pembawanya itu yang menjadi masalah," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, kombinasi dari diet ketat yang tidak sehat dan penyakit bawaan karena obesitas membuat imun tubuh menurun. Sehingga mudah tertular penyakit infeksi.

"Maka diet ketat dengan asupan gizi yang kurang terpenuhi, khususnya protein, itu dapat berisiko menurunkan daya tahan tubuh di masa pandemi ini," jelasnya.

Untuk itu, dokter Inge mengingatkan bagi orang-orang dengan masalah kegemukan yang ingin tetap melakukan diet di masa pandemi ini agar mulai memperhatikan asupan makanan mereka.

"Diet itu tidak ada masalah, tapi juga tidak boleh asal-asalan. Walaupun memilih diet dengan jumlah kalori yang sangat sedikit, komposisi gizinya tetap harus baik dan vitamin serta mineralnya tidak kurang," imbuh dia.

Baca juga: 5 Cara Menentukan Diet Terbaik untuk Tubuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.