Kompas.com - 08/03/2021, 16:17 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Decluttering make up punya banyak manfaat dan perlu dilakukan secara rutin. Coba metode Konmarie untuk metode beres-beres yang ringkas dan praktis.

Tren dan gaya hidup masa kini membuat banyak orang menjadi penimbun alias hoarder. Alih-alih membeli karena butuh, banyak yang kerap membeli barang karena menyukainya.

Hal ini juga kerap dialami para pecinta kosmetik. Tak heran kemudian banyak produk serupa berjejer di meja rias.

Padahal, biasanya item tersebut sudah tak lagi terpakai atau malah kadaluarsa dimakan usia. Lama-lama ini juga menjadi sampah dan menumpuk debu di sudut rumah.

Kabanyakan sulit menyortir barang-barangnya karena merasa masih sayang menyimpannya. Ada pula yang merasa tak punya banyak waktu untuk memilah mana yang akan disimpan dan dibuang.

Baca juga: 4 Manfaat Decluttering untuk Kesehatan Mental

Metode Marie Kondo yang sebelumnya booming untuk beres-beres ruangan juga bisa dilakukan koleksi item make up kita. Berikut adalah 3 prinsip dasar untuk melakukannya seperti yang dilansir dari The Huffinton Post:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. What to Chuck

Tren make up bergerak cepat dan padat dengan produk yang sebenarnya serupa. Hal ini yang menjadi penyebab banyak yang memiliki produk yang mirip satu sama lainnya.

Padahal setiap item memiliki masa pakai yang terbatas setelah pertama kali dibuka. Sisihkan produk yang sudah tak terpakai atau mirip, saat proses bersih-bersih ini.

Barang tersebut kemudian bisa didonasikan gagar berguna di pemiliknya yang baru. Misalnya saja memberikan make up yang sudah kadaluarsa ke para perias jenazah. 

Bisa pula dengan memberikan koleksi make up atau skin care ke teman terdekat atau panti asuhan wanita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.