Kompas.com - 18/03/2021, 18:01 WIB
ilustrasi teh hijau, manfaat teh hijau bagi kesehatan shutterstockilustrasi teh hijau, manfaat teh hijau bagi kesehatan

KOMPAS.com - Sebagian besar orang mungkin telah mengenal teh hijau sebagai salah satu minuman yang tidak hanya enak, tetapi juga menyehatkan.

Namun, ada beberapa manfaat "tersembunyi" dari teh hijau yang jarang terdengar atau belum banyak diketahui

Misalnya, manfaat untuk mencegah penyebaran kanker atau mengobati infeksi saluran kemih.

Baca juga: Penderita Stroke Dianjurkan Minum Teh Hijau, Kenapa?

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, mari simak delapan manfaat kesehatan teh hijau yang mungkin masih jarang diketahui oleh banyak.

1. Mencegah perkembangan kanker

Penelitian tentang manfaat teh hijau dan pencegahan kanker masih dalam tahap awal, namun hasilnya menjanjikan.

Para peneliti menduga polifenol dalam teh hijau dapat membantu membunuh sel kanker dan menghentikan perkembangannya atau mencegah berbagai jenis kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut National Cancer Institute, ada lebih dari 50 studi epidemiologi tentang hubungan antara konsumsi teh dan risiko kanker telah dipublikasikan sejak tahun 2006 lalu.

Meskipun hasilnya tidak konsisten, beberapa telah menemukan hubungan dengan penurunan risiko kanker usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan paru-paru.

2. Membuat jantung menjadi lebih sehat

Menurut Harvard Medical School, teh hijau mengandung sejumlah besar flavonoid, antioksidan yang melindungi kita dari penyakit jantung.

Selain itu, teh hijau juga dapat memperlambat pemecahan kolesterol LDL, mencegah penggumpalan darah, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Baca juga: Bagaimana Teh Hijau Bisa Bantu Atasi Jerawat?

Manfaat lain teh hijau termasuk hubungannya dengan kadar kolesterol yang lebih rendah dan tingkat penyumbatan arteri yang lebih rendah.

3. Mengatasi arthritis

Arthritis Foundation mengungkap, teh hijau sangat berguna untuk meredakan gejala osteoartritis dan rheumatoid arthritis.

Polifenol dalam teh hijau dipercaya dapat mengurangi peradangan sekaligus memperlambat kerusakan tulang rawan.

Antioksidan lain yang disebut epigallocatechin-3-gallate (EGCG) diduga menghalangi produksi molekul yang menyebabkan kerusakan sendi pada orang yang menderita rheumatoid arthritis (RA).

4. Meningkatkan fungsi otak

Sebuah tinjauan riset terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Phytomedicine menunjukkan bukti teh hijau dapat meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan.

Di samping itu, teh hijau disebut mampu mengurangi kecemasan, meningkatkan daya ingat, dan perhatian.

Penelitian kecil lainnya juga menemukan ekstrak teh hijau secara khusus dapat meningkatkan memori kerja, yang terbukti berguna dalam pengobatan demensia di masa mendatang.

5. Membersihkan jerawat

Penelitian menunjukkan, suplemen yang mengandung ekstrak teh hijau dapat membantu mengatasi jerawat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Psychopharmacology melibatkan 80 wanita berjerawat sedang hingga parah.

Para peneliti menemukan mereka yang mengonsumsi ekstrak teh hijau tanpa kafein setiap hari memiliki lebih sedikit jerawat di sekitar hidung, mulut, dan dagu setelah empat minggu.

6. Mengobati infeksi saluran kemih

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine melaporkan, secangkir teh hijau Jepang (kira-kira 7,5 gram teh hijau kering) setara dengan sekitar 150 miligram epigallocatechin (EGC).

Baca juga: Cara Minum Teh Hijau agar Lebih Efektif Bikin Langsing

Jumlah ini kemungkinan besar cukup untuk bertindak sebagai agen antimikroba yang efektif mengobati infeksi saluran kemih.

7. Mengurangi mata bengkak

Teh hijau ternyata memiliki manfaat untuk mengurangi mata yang bengkak.

Pertama-tama, ambillah dua kantong teh hijau basah,  lalu letakkan di atas mata yang lelah atau bengkak.

Kemudian berbaringlah kurang lebih selama 15-20 menit untuk menenangkan dan mengurangi bengkak pada mata.

8. Mengurangi stres

Teh hijau bisa menjadi pereda stres berkat kandungan senyawa alami asam amino L-theanine yang menenangkan.

Baca juga: Benarkah Teh Hijau dan Kopi Turunkan Risiko Kematian karena Diabetes?

Senyawa ini diketahui memengaruhi otak dan meningkatkan perasaan kewaspadaan yang tenang.

Satu studi memberikan jumlah L-theanine yang sama kepada setiap peserta yakni 6,8 ons (200 mL) atau sekitar secangkir teh hijau.

Para peserta yang meminum L-theanine memiliki lebih banyak aktivitas gelombang otak alfa, yang menunjukkan keadaan mental yang lebih tenang dan waspada.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.