Kompas.com - 26/03/2021, 13:57 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Saat indra penciuman beradaptasi dengan rangsangan yang masuk, pengalaman tentang aroma yang dikenal cenderung memudar, dan menjadi kurang menonjol, asalkan tidak berbahaya.

Ketika kita selalu mencium bau napas sendiri, maka aroma itu menjadi "tidak berbahaya" bagi diri sendiri. Alhasil, kita menjadi terbiasa dengan aromanya dan berhenti menbauinya.

Ketidakmampuan untuk mencium napas sendiri mungkin juga disebabkan oleh anatomi.

Mulut dan hidung berkomunikasi satu sama lain melalui lubang di bagian belakang mulut. Ini mungkin akan membuat kita sulit mencium bau napas sendiri secara akurat.

Bagaimana cara mencobanya?

Jika kita pernah menonton film tentang remaja yang canggung, kita mungkin tidak asing dengan trik kuno, hirup udara di telapak tangan, dan lalu cium.

Namun ternyata, teknik ini tidak terlalu akurat.

Cara yang lebih baik untuk menilai napas secara manual adalah dengan menjilat bagian dalam pergelangan tangan dan mencium baunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aroma nafas di kulit akan lebih mudah dikenali oleh hidung, meskipun -tetap saja, tak terlalu akurat.

Selain itu, ada beberapa metode lain untuk mendeteksi bau napas kita.

Baca juga: 7 Makanan yang Ampuh Usir Bau Mulut

Pertama, mintalah seseorang yang dipercaya untuk memberi tahu, apakah napas kita berbau tak enak.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.