Kompas.com - 17/04/2021, 05:31 WIB
Ilustrasi suami istri saling berpelukan SHUTTERSTOCKIlustrasi suami istri saling berpelukan

KOMPAS.com - Pernikahan yang bahagia dan berumur panjang tidak bisa diwujudkan tanpa upaya.

Pakar menyarankan pisah ranjang sebagai solusi untuk pernikahan yang lebih langgeng.

Tidur bersama menjadi ekspresi keintiman pasangan, khususnya yang sudah menikah.

Sehingga, kadang terasa ganjil mendapati pasangan suami istri yang tidur dalam ranjang atau kamar yang berbeda.

Baca juga: 7 Masalah Pernikahan yang Tidak Dapat Diperbaiki

Jika pasangan tidur terpisah berarti ada konflik yang sedang terjadi dan sulit diselesaikan, begitulah anggapan yang umum berlaku.

Namun, sejumlah penelitian membuktikan pisah ranjang mungkin saja bisa jadi pilihan bijaksana untuk pernikahan yang lebih bahagia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pisah ranjang tidak melulu diartikan tidur berpisah kamar atau rumah. Pengaturan ini bisa dilakukan dalam banyak variasi.

Misalnya saja dengan memiliki dua ranjang dalam satu kamar. Opsi lainnya denan menggunakan kasur yang bisa dibuka menjadi lebih besar atau lebih kecil sesuai kebutuhan.

Pilihaan lainnya juga menggunakan kamar berbeda untuk malam-malam tertentu.

Beberapa pasangan yang menerapkan metode ini banyak pula yang memiliki kamar pribadi masing-masing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.