Kompas.com - 07/05/2021, 07:47 WIB
Lonjakan penumpang di Stasiun Palmerah, Senin (3/5/2021). Kompas.com/Sonya TeresaLonjakan penumpang di Stasiun Palmerah, Senin (3/5/2021).

KOMPAS.com - Ancaman kedatangan gelombang kedua pandemi Covid-19 semakin nyata. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah kasus penularan dan angka kematian. 

Mutasi virus corona dengan varian yang makin mudah menular juga menjadi ancaman tersendiri.

Hal tersebut juga menyebabkan munculnya banyak gejala yang tidak biasa terlihat pada pasien yang baru terinfeksi.

Namun, tanda dan gejala klasik Covid-19 seperti demam, sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, hilangnya indra perasa atau penciuman, hidung tersumbat, dan kelelahan masih tetap ada.

Akan tetapi, sesak napas (dispnea) merupakan salah satu gejala awal virus corona, terutama yang terlihat pada pasien yang terinfeksi pada gelombang kedua Covid-19.

Baca juga: Kenapa Virus Corona Bisa Picu Sesak Napas, Ini Alasannya

Meskipun intensitas sesak napas dapat bervariasi di antara individu, gejala ini membuat sebagian besar pasien merasa sesak di dada, sehingga mengakibatkan napas terengah-engah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi menunjukkan bahwa kesulitan bernapas biasanya terlihat pada gelombang kedua pasien Covid-19, tepat pada permulaan infeksi.

Infeksi ini menyebabkan penurunan saturasi oksigen (kadar SpO2) yang dapat mengakibatkan kerusakan paru-paru dan dalam beberapa kasus menyebabkan kegagalan beberapa organ.

Selain itu, gejala baru lainnya dari gelombang kedua infeksi Covid-19 yang harus kita waspadai meliputi:

Baca juga: Ancaman Pandemi Covid-19 Gelombang Kedua, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Terburuk

1. Infeksi saluran pencernaan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.