Kompas.com - 09/05/2021, 17:33 WIB
Seorang dokter sedang memeriksa hasil X Ray pasien kanker tulang NaruFotoSeorang dokter sedang memeriksa hasil X Ray pasien kanker tulang
  • Menjaga berat badan

Obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Biasakan menghitung kalori yang masuk ke tubuh kita dan sesuaikan menu olahraga untuk membakarnya agar tidak menumpuk.

Baca juga: 2,2 Juta Kematian Covid-19 Terjadi Negara yang Warganya Kegemukan

  • Hindari alkohol

Konsumsi alkohol berlebih berpengaruh pada risiko kanker mulut, laring, kerongkongan, hati dan usus besar. Usahakan untuk menghindari alkohol sama sekali.

Jika masih sulit, batasi hanya satu gelas sehari untuk menjaga kadarnya di dalam tubuh.

  • Hindari paparan radiasi yang tidak perlu

Kurangi paparan radiasi termasuk ultraviolet dari sinar matahari yang menyebabkan kanker kulit dengan menggunakan tabir surya.

Batasi paparan radiasi elektromagnetik dengan hanya melakukan rontgen ketika dibutuhkan untuk kesehatan.

Di sisi lain, sejumlah pakar berpendapat radiasi elektromagnetik dari saluran listrik bertegangan tinggi atau radiasi frekuensi radio dari smartphone tidak berisiko kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ramai soal Anak Disebut Meninggal akibat Radiasi Ponsel, Ini Penjelasan Medisnya...

  • Hindari paparan racun industri

Bahan kimia berbahaya yang dimaksud antara lain serat asbes, benzena, amina aromatik, dan bifenil poliklorinasi (PCB). Karena itu, cermati berbagai produk hasil industri yang dipakai termasuk pangan, alat perlengkapan rumah tangga dan berbagai hal lainnya.

  • Hindari infeksi yang memicu kanker

Infeksi yang dimaksud seperti virus hepatitis, HIV, dan human papillomavirus. Bersikap hati-hati dalam berhubungan seksual sangat perlu dan melakukan pemeriksaan rutin.

Pasalnya, virus tersebut banyak ditularkan secara seksual atau melalui jarum suntik yang terkontaminasi.

Baca juga: 5 Makanan untuk Cegah Kanker Usus Besar

  • Tidur berkualitas

Tidur malam yang cukup dan berkualitas dapat memengaruhi kualitas kesehatan kita. Terlebih lagi ini dapat mengurangi risiko obesitas yang jadi pemicu utama beberapa jenis kanker.

  • Vitamin D cukup

Sejumlah riset membuktikan vitamin D dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat, kanker usus besar, dan jenis lainnya.

Jadi pastikan kita memiliki kadar vitamin D untuk mejaga kesehatan tubuh. Berjemur di bawah sinar matahari bisa jadi cara mudah dan murah untuk memenuhi kebutuhan harian.

Namun para pakar merekomendasikan asupan vitamin D dengan batas 800 sampai 1.000 IU sehari. Untuk angka tersebut, pemenuhannya perlu dibantu dengan konsumsi suplemen secara berkala.

Baca juga: Ternyata Berjemur Pukul 12 Siang Paling Baik untuk Asupan Vitamin D 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.