Kompas.com - 03/06/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi tekanan darah tinggi SHUTTERSTOCKIlustrasi tekanan darah tinggi

Badai memaparkan, berdasarkan sebuah data terungkap sebanyak 32 persen orang tidak pernah mengetahui berapa tekanan darah yang dimiliki karena tidak pernah mengukur atau mengecek tekanan darahnya.

Risiko hipertensi bisa diketahui lebih awal dengan melakukan pengukuran tekanan darah di rumah (PTDR) atau disebut home blood pressure monitoring (HBPM).

Baca juga: Hipertensi Resisten, Tekanan Darah Tinggi yang Sulit Dikendalikan

Disebutkan Badai, tensi meter yang terdapat di rumah tangga dengan tensi meter yang digunakan oleh rumah sakit memiliki perbedaan dalam mengukur tekanan darah.

"Di rumah sakit, jika tensi meter rumah sakit menunjukkan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg, itu namanya hipertensi."

"Sementara saat menggunakan tensi meter rumahan, kita dikatakan mengalami hipertensi apabila angka tekanan darah sistolik di atas 135 mmHg dan atau tekanan darah diastolik di atas 85 mmHg," sebut Badai.

Baca juga: 7 Mitos Seputar Tekanan Darah Tinggi, Jangan Gampang Percaya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.