Kompas.com - 04/06/2021, 12:27 WIB
Ilustrasi anak penderita asma yang sedang mendapat penanganan uap iStock/Natee127Ilustrasi anak penderita asma yang sedang mendapat penanganan uap

KOMPAS.com - Asma adalah salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak tanpa diketahui penyebabnya. Sampai sekarang, gangguan kesehatan ini tidak bisa disembuhkan namun bukan berarti tidak bisa dicegah.

Ada banyak faktor yang menyebabkan asma pada anak-anak. Misalnya saja karena faktor genetik, polusi, alergi, sampai kelahiran prematur.

Gangguan pernafasan ini bisa sangat mengganggu untuk aktivitas dan tumbuh kembang buah hati. Apalagi jika sedang kumat mengalami serangan asma maka dampaknya bisa jauh lebih serius.

Profesor Seif Shaheen dari Queen Mary University of London berpendapat, ada kemungkinan pola makan yang buruk dapat memicu risiko asma.

Sejumlah penelitian berbasis diet telah dilakukan untuk memastikannya namun belum ada yang bisa memaparkan hasilnya dengan jelas.

Meski demikian, ada kemungkinan kebiasaan makan ikan yang kaya akan omega 3 dapat mencegah asma pada anak.

"Meskipun kami tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa makan lebih banyak ikan akan mencegah asma pada anak-anak, berdasarkan temuan kami, ada kaitannya dengan risiko terkena penyakit ini," terangnya.

Hal ini berdasarkan penelitian yang diterbitkan di jurnal kesehatan,  European Respiratory Journal.

Baca juga: 7 Cara Sederhana Mencegah Asma Kambuh

 

Riset difokuskan pada kaitan asupan EPA dan DHA dari ikan pada anak usia tujuh tahun (diperkirakan dengan kuesioner frekuensi makanan) dan kejadian kasus baru asma yang didiagnosis dokter pada usia 11-14 tahun.

Hasilnya, kebiasaan makan ikan kaya kandungan omega 3 sejak dini dapat menekan risiko penyakit asma. Namun, ini hanya berdampak pada anak dengan genetik tertentu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber HEALTHDAY
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.