Kompas.com - 09/06/2021, 19:19 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. SHUTTERSTOCK/YAKOBCHUK VIACHESLAVIlustrasi pelecehan seksual.

KOMPAS.com - Publik dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan sosial yang diungkapkan oleh pemilik akun Twitter @quweenjojo. Menurutnya, kejadian itu dialami sudah sekitar tiga tahun lalu.

Banyak yang mengapresiasi pemilik akun tersebut karena sudah berani untuk menceritakan kejadian yang dialaminya.
Namun, tak sedikit korban pelecehan seksual lain yang diam ketika kejadian tersebut menimpanya, baik di tempat kejadian maupun setelah kejadian.

Apa penyebabnya?

Psikolog klinis dari Personal Growth, Ni Made Diah Ayu Anggreni, MPsi, menjelaskan, respons setiap orang ketika mengalami kejadian buruk atau berbahaya akan berbeda-beda, termasuk ketika mengalami pelecehan sosial.

"Respons setiap orang berbeda-beda sehingga tidak bisa digeneralisasi," katanya kepada Kompas.com, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Klarifikasi Gofar Hilman soal Tuduhan Pelecehan Seksual

Pada saat kejadian, secara umum respons yang akan muncul adalah fight, flight, dan freeze. Menurut Ayu, respons ini bisa hanya muncul satu saja atau beberapa tetapi tidak bersamaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa individu mungkin akan memberi respons fight atau melawan, sementara individu lainnya mungkin hanya memberikan respons freeze atau diam dan tidak menunjukkan reaksi apapun.

Ketika seseorang menunjukkan reaksi freeze terhadap peristiwa yang terjadi, itu bisa juga merupakan respons yang muncul karena merasa kaget.

"Di mana orang tersebut secara tidak sadar tidak bisa melakukan suatu hal untuk merespon situasi tersebut," ucap Ayu.

Banyak orang kemudian bingung ketika dirinya berada pada posisi korban. Lalu, apa yang perlu dilakukan ketika kita menjadi korban pelecehan seksual?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.