Kompas.com - 27/06/2021, 08:49 WIB

Robert menyarankan untuk membacanya bersama anak.

"Keluarkan setiap buku dari rak (toko buku), sebarkan di atas meja dan kalian berdua bisa tertawa bersama saat melakukannya."

"Beberapa buku mungkin bakal terlalu dewasa untuk anak kita atau terlalu banyak teks. Nah, buku yang tepat dan sesuai tahap perkembangan anak adalah yang paling pas untuk diketahuinya," kata dia.

Sementara itu, menurut laman Verywell Family, selain mengajarkan anak tentang seks, orangtua juga perlu mengedukasi anak bagaimana seks digambarkan dalam pornografi.

Dengan begitu, anak bisa membedakan mana gambaran yang nyata dan tidak. Lalu, berilah edukasi bagaimana seks yang aman dan bertanggungjawab.

Namun tentunya, ini diberikan ketika usia anak sudah cukup besar. Pada usia di bawah 10 tahun, misalnya, anak tak seharusnya mendapatkan rincian tentang pornografi.

"Di usia tersebut kita ingin mengajari anak agar mereka bisa mengatakan kepada kita jika mereka tak sengaja mengeklik sesuatu yang berbau pornografi. Jadi, orangtua bisa membantu memproses yang mereka alami."

"Pembicaraan tentang film porno bisa menjadi bagian dari diskusi tentang seks dan seksualitas secara keseluruhan."

Baca juga: Saat Anak Terpapar Konten Pornografi, Apa yang Harus Dilakukan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.