Kompas.com - 09/07/2021, 08:31 WIB
|
Editor Wisnubrata

Michael Jordan selalu menganggap dirinya belum sempurna. Itu adalah kunci mengapa dia bisa menjadi seorang atlet basket yang hebat dan banyak dikagumi orang-orang.

"Saya telah gagal berulang kali dalam hidup saya. Namun saya tetap bergerak maju untuk membuat keberhasilan dalam tembakan bola saya," ungkapnya.

Di sisi lain, pelatih pribadi dan pemilik Ignite Peak Performance di Vermont, Lisa Stephen mengatakan bahwa melakukan kesalahan hanyalah pengingat yang memberi tahu kita kalau kita sedang ke luar jalur.

"Gunakan kegagalan untuk berfokus pada apa yang harus dilakukan selanjutnya. Lalu lupakan kesalahan itu," terangnya.

"Intinya adalah kita tidak dapat melakukan yang terbaik jika selalu berfokus pada yang terburuk," lanjut dia.

3. Cobalah bersyukur 

Yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan kecemburuan dan sifat-sifat buruk adalah dengan melakukan kebaikan.

"Mulailah memberikan pujian dan umpan balik yang positif kepada orang lain. Ada beberapa bukti yang menunjukkan sikap dermawan berpengaruh pada aktivitas di daerah otak yang bertanggung jawab atas kebahagiaan."

Demikian penuturan psikiater dari Marks Psychiatry di Georgia, Tracey Marks.

Namun, apabila berbuat kebaikan seperti memberi orang lain bisa membuat kita frustrasi, Marks menyarankan agar kita mencoba bersyukur.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.