Kompas.com - 18/07/2021, 09:11 WIB
Ilustrasi laman LinkedIn dokter Faheem Younus. KOMPAS.com/BILL CLINTENIlustrasi laman LinkedIn dokter Faheem Younus.

KOMPAS.com - Ivermectin menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir karena disebut dapat mengobati Covid-19 meskipun belum mendapatkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization).

Dalam sebuah acara diskusi virtual, Dr Faheem Younus, MD memberikan tanggapan terkait perdebatan ini.

Younus tahu bahwa obat yang dikenal sebagai obat cacing itu sedang menjadi topik yang kontroversial di tanah air.

Ia mengatakan tak setuju jika ivermectin diberikan sebagai obat Covid-19.

"Saya meyakini ivermectin tidak seharusnya digunakan untuk Covid-19," ungkapnya dalam Simposium Covid-19 bersama Humanity First Indonesia, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Ternyata, Ini Alasan Dr Faheem Younus Ngetwit dalam Bahasa Indonesia

Sebagai dokter dan ilmuwan, Younus mengacu pada hasil penelitian yang sudah ada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, memang ada sejumlah studi skala kecil yang membuktikan bahwa ivermectin memiliki efek penyembuhan terhadap Covid-19. Namun, studi-studi tersebut tak cukup besar dan valid secara statistik.

Di sisi lain, sebuah studi meta analisis dengan ribuan sampel menyatakan bahwa ivermectin tidak dapat menyembuhkan atau mencegah Covid-19.

"Itu tidak banyak berpengaruh pada virusnya," lanjut Younus.

Selain itu, sejumlah negara di dunia yang mampu menekan angka kasus Covid-19, seperti Taiwan, Australia, Selandia Baru, hingga kini -Amerika Serikat, tidak menggunakan ivermectin untuk menanggulangi wabah Covid-19 di negara mereka.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.